TPU Desa Pucangsimo Dipadati Ratusan Warga, Kirim Doa Bersama kepada Leluhur

14 Feb 2026 - 10:57
TPU Desa Pucangsimo Dipadati Ratusan Warga,  Kirim Doa Bersama kepada Leluhur
Ratusan warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua, berbondong-bondong mengikuti tradisi tahunan berupa doa bersama dan pembacaan tahlil  di makam Dusun Pucanganom, Desa Pucangsimo Kecamatan Bandarkedungmulyo Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (12/02/2026) sore. (Foto:Santoso/afederasi.com)

Jombang, (afederasi.com) – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, suasana khidmat menyelimuti areal pemakaman umum Dusun Pucanganom, Desa Pucangsimo.

Ratusan warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua, berbondong-bondong mengikuti tradisi tahunan berupa doa bersama dan pembacaan tahlil  di makam Dusun Pucanganom, Desa Pucangsimo Kecamatan Bandarkedungmulyo Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (12/02/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung setelah shalat Ashar ini merupakan bentuk rasa syukur serta permohonan kepada Allah SWT agar diberikan kekuatan dan kelancaran dalam menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh. 

Doa bersama dipimpin oleh tokoh agama KH Asmui Karim,  pagi di awali dengan khotmil quran dan rangkain doa bersama diawali dengan pembacaan surat Yasin, dilanjutkan dengan tahlil, dan diakhiri dengan doa bersama.

Dalam tausiyah singkatnya, KH Asmui Karim, tokoh agama mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan momentum Ramadan sebagai ajang introspeksi diri dan mempererat tali silaturahmi.

"Momen ziarah kubur menjelang Ramadan ini mengingatkan kita semua akan kehidupan setelah mati. Mari kita bersihkan hati, saling memaafkan, dan kita doakan para leluhur kita agar ditempatkan di sisi-Nya yang terbaik. Semoga kita semua dipertemukan dengan bulan Ramadan dalam keadaan sehat wal afiat," ujar di sela-sela acara.

Suasana haru tampak jelas saat warga secara bergantian menaburkan bunga di atas pusara sanak keluarga sambil memanjatkan doa. Tradisi ini telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi agenda wajib menjelang datangnya bulan penuh ampunan.

Kepala Desa Pucangsimo, Mohamad Sony, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme warga dalam menjaga tradisi positif ini. Menurutnya, selain sebagai sarana spiritual, kegiatan doa bersama di makam ini juga menjadi ajang untuk memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong antarwarga.

"Ini bukan sekadar ritual tahunan, tapi juga menjadi simpul pemersatu. Warga yang mungkin sehari-hari sibuk dengan pekerjaan masing-masing, bisa bertemu dan bersilaturahmi di sini. Dengan hati yang bersih dan doa yang khusyuk, kita berharap ibadah puasa nanti bisa berjalan dengan lancar dan penuh berkah," jelasnya.

Kades Pucangsimo,  Mohamad Sony menambahkan warga sudah sepakat bersama, nanti akan bersih bersih lingkungan untuk menyemarkan Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriyah. “ Diantaranya warga akan pasang umbul – umbul dan lampu kerlap kerlip yang akan di pasag seluruh Desa Pucangsimo, “ pungkasnya.

Salah seorang warga, Suswati , mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan ini. "Setiap tahun saya pasti datang. Ini cara kami menghormati orang tua dan kakek nenek yang sudah meninggal. Semoga mereka mendapat tempat yang layak di sisi Allah, dan kita yang ditinggalkan selalu diberikan kesehatan," tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Dengan digelarnya doa bersama ini, warga  Dusun Pucanganom, Desa Pucangsimo berharap dapat menjalani ibadah puasa Ramadan dengan penuh keikhlasan dan keberkahan, serta senantiasa menjaga kerukunan antar sesama. (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow