Selaraskan Asta Cita Presiden, Pemkab Lamongan Siapkan Lahan 5,7 Hektare untuk Sekolah Rakyat

14 Feb 2026 - 10:08
Selaraskan Asta Cita Presiden, Pemkab Lamongan Siapkan Lahan 5,7 Hektare untuk Sekolah Rakyat
Pemkab Lamongan Terus Berupaya Mewujudkan Gedung Sekolah Rakyat Kawasan Perkotaan. (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan bergerak cepat mengimplementasikan visi besar nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Sebagai langkah nyata mendukung program Asta Cita, Pemkab Lamongan resmi menyiapkan lahan seluas 5,7 hektare di Kelurahan Tlogoanyar untuk pembangunan asrama dan gedung Sekolah Rakyat (SR).

Proyek strategis ini dirancang sebagai pusat pendidikan inklusif yang melayani jenjang SD hingga SMA. Lokasi yang hanya berjarak 320 meter dari Jalan Kalikapas - Lamongan ini diproyeksikan menjadi pilot project kawasan pendidikan yang mengintegrasikan kualitas akademik dengan pemenuhan nutrisi siswa.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes ini menegaskan bahwa Sekolah Rakyat ini tidak hanya fokus pada infrastruktur gedung, tetapi juga menjadi wadah pelaksanaan program unggulan pemerintah pusat, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil untuk memastikan siswa dari keluarga kurang mampu mendapatkan asupan nutrisi seimbang guna mendukung konsentrasi belajar.

"Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemkab Lamongan dalam memperluas akses pendidikan yang merata dan terjangkau. Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, di Sekolah Rakyat ini nantinya asupan nutrisi siswa akan kita perhatikan melalui program MBG, sehingga kecerdasan anak didik kita tumbuh optimal," ujarnya Pak Yes, Sabtu, (14/2/2026).

Dengan konsep asrama, Pemkab Lamongan berupaya memberikan solusi bagi anak-anak di pelosok desa yang terkendala jarak dan biaya. Integrasi antara fasilitas asrama, pendidikan berkualitas, dan jaminan konsumsi bergizi diharapkan dapat mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Lamongan secara signifikan.

Pak Yes menambahkan bahwa lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan mandiri bagi siswa dari berbagai latar belakang ekonomi.

"Melalui Sekolah Rakyat ini, diharapkan tidak ada lagi anak-anak di Lamongan yang terpaksa putus sekolah karena kendala biaya atau jarak. Konsep asrama dan jaminan gizi yang diusung bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, aman, dan mandiri bagi para siswa," tambahnya. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow