Targetkan Zero Accident, PLN NP UP Gresik Bekali Karyawan Hadapi Situasi Darurat

22 Jan 2026 - 12:20
Targetkan Zero Accident, PLN NP UP Gresik Bekali Karyawan Hadapi Situasi Darurat
Para karyawan PLN NP UP Gresik saat apel Bulan K3 di kawasan PLN NP UP Gresik. (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com)– Komitmen mewujudkan zero accident terus ditegaskan PLN Nusantara Power Unit Pembangkit (UP) Gresik dengan memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara menyeluruh, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat sekitar.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Apel Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 yang diikuti seluruh karyawan dan Tenaga Alih Daya (TAD) PLN NP UP Gresik, serta dihadiri berbagai pemangku kepentingan lintas instansi, baru-baru ini.

Apel Bulan K3 Nasional ini menjadi simbol keseriusan PLN NP UP Gresik dalam menempatkan keselamatan kerja sebagai prioritas utama operasional pembangkitan, sejalan dengan target nihil kecelakaan kerja (zero accident).

Sejumlah stakeholder turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya perwakilan Polsek Gresik Kota, Polsek KP3 Gresik, Kasat Binmas Polres Gresik, Danramil Gresik, Camat Gresik, Basarnas Surabaya, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gresik, serta BPBD Gresik.

Senior Manager PT PLN NP UP Gresik, Mochamad Fauzi Iskandar, menegaskan bahwa Bulan K3 Nasional bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat konsistensi penerapan K3 di seluruh lini kerja.

“Bulan K3 Nasional merupakan momentum penting bagi kita semua untuk kembali merefleksikan dan memperkuat komitmen terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja. Budaya K3 tidak boleh surut, karena keselamatan adalah fondasi utama dalam mewujudkan zero accident,” ujar Fauzi, Kamis (22/01/2026).

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, PLN NP UP Gresik juga menggelar Seminar Bulan K3 Nasional bertajuk “Strengthening Occupational Safety Culture and Emergency Preparedness in the Workplace” yang diselenggarakan di PLN UPDL Surabaya Satelit Gresik.

Seminar ini diikuti lebih dari 140 peserta secara luring dan daring, dengan tujuan meningkatkan pemahaman serta kesiapsiagaan pekerja dalam menghadapi potensi risiko dan kondisi darurat di lingkungan kerja.

Tema seminar dipilih sebagai bentuk penguatan kolaborasi antara Dinas Tenaga Kerja Jawa Timur yang berperan dalam regulasi dan pembinaan K3, serta Basarnas Surabaya yang memiliki kompetensi di bidang penanganan keadaan darurat dan operasi penyelamatan.

“Kami berharap seluruh peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang pentingnya budaya K3, kesadaran risiko, serta kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, sehingga target zero accident dapat tercapai secara berkelanjutan,” lanjut Fauzi.

Materi pertama disampaikan oleh Eko Nurmardianto dari Dinas Tenaga Kerja Jawa Timur yang menekankan pentingnya penguatan budaya keselamatan kerja dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat. Sementara materi kedua disampaikan Johan Saptadi dari Basarnas Surabaya yang mengulas sistem tanggap darurat di lingkungan kerja.

Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif dan foto bersama. Salah satu peserta, Galih, karyawan PLN NP UP Gresik, mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai memberikan manfaat nyata.

“Materinya sangat bermanfaat. Tidak hanya untuk diterapkan di tempat kerja, tetapi juga saat berada di rumah atau di tengah masyarakat. Kami jadi tahu langkah awal yang harus dilakukan untuk meminimalkan risiko sebelum regu tanggap darurat tiba,” ungkapnya.

Melalui rangkaian Bulan K3 Nasional ini, PLN Nusantara Power UP Gresik menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem K3 yang profesional, andal, dan kolaboratif demi menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, produktif, serta bebas dari kecelakaan kerja. (frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow