Sempat Berjuang Melawan Sakit, Jamaah Haji Asal Situbondo Wafat di Mekkah
Seorang jamaah haji asal Mlandingan, Situbondo, meninggal dunia di Mekkah. Kemenag Situbondo memastikan jenazah telah dimakamkan di Tanah Suci setelah sempat mendapatkan penanganan medis.
Situbondo, (afederasi.com) – Kabar duka menyelimuti rombongan jamaah haji asal Kabupaten Situbondo. Salah satu jamaah haji asal Kecamatan Mlandingan, Fathor Rahman, dilaporkan meninggal dunia saat berada di Mekkah, Arab Saudi, pada Jumat (29/5/2026).
Almarhum merupakan jamaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 89. Ia diketahui berangkat ke Tanah Suci bersama istrinya melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Hafas Situbondo.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Situbondo, Rif'an Junaidi, membenarkan kabar meninggalnya almarhum. Ia menjelaskan bahwa Fathor sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya sebelum mengembuskan napas terakhir.
"Benar, jamaah haji atas nama Fathor Rahman meninggal dunia pada Jumat lalu. Beliau sempat mengeluhkan nyeri dada dan langsung mendapatkan penanganan medis," ujar Rif'an saat dikonfirmasi, Selasa (2/6/2026).
Rif'an mengungkapkan, almarhum sempat mendapatkan perawatan dari tim medis kloter di hotel tempatnya menginap. Meski pertolongan telah diberikan, kondisi kesehatan almarhum terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Sebelumnya, perjalanan ibadah haji Fathor Rahman memang sempat terkendala masalah kesehatan. Saat berada di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, almarhum sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama beberapa hari. Namun, setelah kondisi kesehatannya dinilai membaik oleh tim medis, ia diberangkatkan ke Arab Saudi untuk menyusul rombongan.
"Beliau sempat dirawat di rumah sakit saat berada di asrama haji. Setelah kondisi kesehatannya dinyatakan layak terbang, beliau baru diberangkatkan ke Tanah Suci untuk melanjutkan ibadahnya," jelasnya.
Terkait proses pemakaman, petugas kloter telah berkoordinasi dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk pengurusan administrasi, termasuk penerbitan sertifikat kematian. Sesuai dengan prosedur yang berlaku, jenazah Fathor Rahman akhirnya dimakamkan di Kota Mekkah.
Kepergian almarhum menyisakan duka mendalam bagi pihak keluarga yang ditinggalkan di Situbondo. Meski demikian, pihak keluarga mengikhlaskan kepergian almarhum yang wafat saat tengah berjuang menyempurnakan rukun Islam kelima di Tanah Suci.(vya/dn)
What's Your Reaction?

