Proyek Rp15,9 Miliar Dimulai, Jembatan Gondang 1 Tulungagung Dibongkar Total

Jembatan Gondang 1 Tulungagung resmi ditutup untuk pembangunan ulang dengan anggaran Rp15,9 miliar. Cek rute pengalihan arus lalu lintas di sini.

02 Jun 2026 - 15:41
Proyek Rp15,9 Miliar Dimulai, Jembatan Gondang 1 Tulungagung Dibongkar Total
Operasional alat berat yang mulai membongkar struktur jembatan Gondang 1 Tulungagung (rizky/afederasi.com)

Tulungagung, (afederasi.com) – Proses pembangunan ulang Jembatan Gondang 1 di Desa Bendungan, Kecamatan Gondang, resmi dimulai. Penutupan akses jalan nasional tersebut ditandai dengan operasional alat berat yang mulai membongkar struktur jembatan pada Selasa (2/6/2026) pukul 14.00 WIB.

Proyek strategis bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 ini menelan biaya sebesar Rp15,9 miliar. Pengerjaan dipercayakan kepada PT Permata Alam Sakti sebagai penyedia jasa, dengan supervisi dari konsorsium PT Gunung Giri Engineering Consultant, PT Mitrapacific Consulindo Internasional, dan PT Adhiyasa Desicon.

Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP M. Taufik Nabila, mengatakan bahwa jembatan tersebut akan dibongkar total dan dibangun kembali. Penutupan akses jalan ini dijadwalkan berlangsung hingga 11 Desember 2026 mendatang.

"Jembatan dibongkar total kemudian dibangun kembali. Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan mereka selama periode pembangunan ini," ujar AKP Taufik Nabila, Selasa (2/6/2026).

Menyikapi penutupan tersebut, kepolisian telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas. Kendaraan roda enam dengan tonase tinggi dari arah Trenggalek dialihkan melalui simpang empat Durenan menuju simpang Bandung, lalu diarahkan ke simpang empat Tamanan, Tulungagung. Mekanisme serupa juga berlaku bagi kendaraan berat dari arah Kediri dan Blitar yang akan diarahkan melintasi jalur tersebut.

Sementara itu, kendaraan dari arah Mojo, Kediri, dialihkan ke timur melalui simpang tiga Ngujang hingga mencapai simpang empat Jepun, Tulungagung. Bagi pengguna kendaraan roda empat dan roda dua, tersedia jalur alternatif melalui simpang tiga Gondang menuju simpang tiga Polsek Kalangbret.

Taufik menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan jalur pendukung lainnya untuk mengurai kepadatan.

"Jalur alternatif tambahan tersedia di simpang tiga Balai Desa Bendungan menuju Jalan Raya Mojoarum. Pengendara juga bisa melintasi simpang tiga Malasan, Trenggalek, menuju Gempolan, Pakel," jelasnya.

Untuk mengantisipasi kebingungan pengguna jalan pada tahap awal penutupan, pihak kepolisian telah memasang rambu penunjuk arah di sejumlah titik strategis. Petugas gabungan juga disiagakan di lokasi pengalihan arus guna mengatur kelancaran lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung.

"Kami siagakan petugas di titik-titik pengalihan arus. Selain rambu-rambu, kehadiran petugas di lapangan diharapkan dapat membantu masyarakat yang belum memahami jalur alternatif," pungkas Taufik.(riz/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow