Sempat Ambruk, Begini Wajah Baru SDN 2 Balongwangi Lamongan Usai Terima Bantuan dari Presiden

"Alhamdulillah, perbaikan sarana dan prasarana ini sudah selesai pengerjaannya pada 25 Desember 2025 lalu. Kami sangat bersyukur atas perhatian dan bantuan dari Bapak Presiden melalui program ini," ujar Lilik saat menyambangi SDN 2 Balongwangi 2, Senin (9/3/2026) pagi.

09 Mar 2026 - 16:28
Sempat Ambruk, Begini Wajah Baru SDN 2 Balongwangi Lamongan Usai Terima Bantuan dari Presiden
Wajah Baru SDN Balongwangi Lamongan Usai Terima Bantuan Revitalisasi dari Presiden. (Iyan Farikh/ afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Keceriaan terpancar jelas di wajah para siswa SDN 2 Balongwangi, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan. Setelah sempat terpuruk akibat bencana alam, kini mereka dapat kembali belajar dengan nyaman di gedung sekolah yang telah tuntas direvitalisasi total.

Melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto, SDN 2 Balongwangi mendapatkan bantuan perbaikan menyeluruh. Fasilitas yang diperbaiki meliputi ruang kelas, kantor guru, hingga sarana sanitasi (toilet) melalui anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Mantan Kepala SDN 2 Balongwangi, Lilik Suliati, yang saat ini menjabat sebagai Pengawas Pendidikan Kecamatan Mantup, mengungkapkan rasa syukurnya. Ia menyebut pengerjaan gedung tersebut telah rampung tepat waktu pada akhir tahun lalu.

"Alhamdulillah, perbaikan sarana dan prasarana ini sudah selesai pengerjaannya pada 25 Desember 2025 lalu. Kami sangat bersyukur atas perhatian dan bantuan dari Bapak Presiden melalui program ini," ujar Lilik saat menyambangi SDN 2 Balongwangi 2, Senin (9/3/2026) pagi.

Peresmian gedung bantuan ini dilakukan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, pada Jumat (6/3/2026) lalu. Prosesi peresmian dilaksanakan secara serentak yang dipusatkan di SMP Negeri 1 Lamongan.

Kegembiraan tidak hanya dirasakan tenaga pendidik, namun juga para siswa. Rama Aditya, salah satu siswa SDN Balongwangi 2, mengaku sangat senang melihat sekolahnya kini tampil lebih kokoh dan estetis.

"Senang sekali karena sekolahnya jadi bagus dan bersih. Sekarang saya jadi lebih rajin dan semangat berangkat sekolah setiap pagi," ucap Rama dengan nada antusias.

 

Kondisi ini berbanding terbalik dengan setahun silam. Tepat pada 16 Maret 2025, SDN Balongwangi 2 sempat mengalami kerusakan parah akibat terjangan angin puting beliung. Bencana tersebut merobohkan tiga atap gedung kelas dan satu ruang guru, yang memaksa pihak sekolah memindahkan kegiatan belajar mengajar ke mushola sekolah selama berbulan-bulan.

Program revitalisasi ini merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat infrastruktur pendidikan nasional. Berdasarkan data Kemendikdasmen, untuk cakupan wilayah Kabupaten Lamongan, terdapat total 47 satuan pendidikan yang menerima manfaat program revitalisasi pada tahun anggaran 2025. Jumlah tersebut terdiri dari 4 lembaga TK/PAUD, 23 Sekolah Dasar (SD) termasuk SDN Balongwangi 2, serta 20 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Secara skala nasional, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,9 triliun pada tahun 2025 untuk menjangkau 16.171 satuan pendidikan. Untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan peningkatan signifikan dengan target revitalisasi hingga 71.000 satuan pendidikan guna memastikan seluruh anak Indonesia belajar di fasilitas yang layak dan aman.

Dengan tuntasnya pembangunan ini, diharapkan indeks pembangunan manusia (IPM) di Lamongan terus meningkat dan mampu mencetak generasi unggul dari gedung-gedung sekolah yang kini telah representatif. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow