Ribuan Siswa SMP di Gresik Ikuti TKA Selama 10 Hari, Dispendik Libatkan 451 Pengawas

Total ada 124 sekolah dengan 11.519 peserta. Kami juga melibatkan 451 pengawas, 12 penyelia, dan 202 proktor untuk mendukung kelancaran pelaksanaan,” ujarnya, Selasa (07/04/2026).

07 Apr 2026 - 17:02
Ribuan Siswa SMP di Gresik Ikuti TKA Selama 10 Hari, Dispendik Libatkan 451 Pengawas
Para siswa SMPN saat mengikuti Tes Kemampuan Akademik yang digelar Dispendik Gresik (Istimewa/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) - Sebanyak 11.519 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Gresik mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang digelar serentak mulai 6 hingga 16 April 2026.

Program yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan RI ini menjadi bagian dari upaya nasional dalam mengukur capaian akademik siswa secara menyeluruh.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan optimal, Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik bersama Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) melakukan monitoring langsung ke sejumlah sekolah.

Pada hari pertama, tim monitoring yang terdiri dari Kasi Kelembagaan SMP Dispendik Gresik Budi Prastya, Kabid SMP Syifaul Qulub, serta tim BBPMP meninjau pelaksanaan di UPT SMPN 2 Gresik dan SMP Muhammadiyah 1 Gresik.

Kabid SMP Dispendik Gresik, Syifaul Qulub, menjelaskan bahwa TKA tahun ini diikuti oleh 124 SMP negeri dan swasta dengan dukungan ratusan tenaga pelaksana.

“Total ada 124 sekolah dengan 11.519 peserta. Kami juga melibatkan 451 pengawas, 12 penyelia, dan 202 proktor untuk mendukung kelancaran pelaksanaan,” ujarnya, Selasa (07/04/2026).

Pelaksanaan TKA dilakukan selama 10 hari dengan sistem lima gelombang. Setiap gelombang berlangsung selama dua hari untuk menguji dua mata pelajaran utama.

“Hari pertama siswa mengerjakan matematika dan numerasi, kemudian dilanjutkan bahasa Indonesia pada hari berikutnya,” jelasnya.

Dalam sehari, ujian dibagi menjadi tiga sesi, masing-masing berdurasi 105 menit. Rinciannya, 10 menit latihan, 75 menit pengerjaan soal utama, serta 20 menit pengisian survei karakter.

Syifaul memastikan pelaksanaan hari pertama berjalan lancar tanpa kendala berarti, baik dari sisi teknis maupun server.

“Alhamdulillah semua berjalan baik. Kami akan terus melakukan monitoring ke sekolah lain, termasuk SMPN 1 Gresik dan sejumlah sekolah swasta,” tambahnya.

Pengawasan juga akan diperkuat dengan keterlibatan tim dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Kesiapan pelaksanaan TKA, tegas Syifaul, telah dilakukan sejak awal tahun melalui berbagai tahapan, mulai dari try out sejak Januari, pembinaan guru, hingga post test pada akhir Maret bekerja sama dengan Diskominfo.

“Hasil TKA nantinya tidak langsung diumumkan karena akan diproses oleh pemerintah pusat. Sertifikat hasil TKA bisa dimanfaatkan sebagai jalur prestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” pungkasnya.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow