MTQ XXXII Gresik, Bupati Gresik: Cetak Generasi Qur’ani dan Prestasi Hingga Tingkat Nasional

Semoga prestasi yang telah kita raih dapat terus dipertahankan, bahkan kita tidak hanya bisa menjadi juara di tingkat provinsi, tapi juga hingga nasional,” pungkasnya.

17 Apr 2026 - 15:40
MTQ XXXII Gresik, Bupati Gresik: Cetak Generasi Qur’ani dan Prestasi Hingga Tingkat Nasional
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat tabuh beduk menandai secara resmi dimulainya gelaran MTQ ke XXXII Gresik di Masjid ikonik KH Robbah Maksum Islamic Center Balongpanggang Gresik (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) - Ratusan kafilah dari 18 kecamatan di Kabupaten Gresik memadati kawasan Masjid KH Robbach Ma’sum, kompleks Islamic Center Gresik, Kecamatan Balongpanggang, dalam perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXII yang digelar pada 17–19 April 2026. 

Kehadiran mereka menegaskan geliat syiar Islam di salah satu ikon religi baru kebanggaan masyarakat Gresik, khususnya wilayah selatan.

Sebelum pembukaan, para kafilah mengikuti kirab dengan iringan drumband. Mereka berjalan kaki dari Alun-Alun Desa Wates menuju lokasi utama sejauh kurang lebih satu kilometer yang berlangsung semarak dan disambut antusiasme masyarakat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik selaku ketua panitia melaporkan bahwa pelaksanaan MTQ ke-XXXII ini berlandaskan sejumlah regulasi, di antaranya Peraturan Daerah Kabupaten Gresik Nomor 14 Tahun 2025 tentang APBD Tahun 2026, Peraturan Bupati Gresik Nomor 14 Tahun 2025 tentang penjabaran APBD, serta Keputusan Bupati Gresik tentang pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ).

Washil menjelaskan, MTQ ini bertujuan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, sekaligus menjadi sarana memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. 

Selain itu, menurut Washil, ajang ini juga menjadi wadah penjaringan potensi kafilah terbaik dari tiap kecamatan untuk dipersiapkan ke tingkat provinsi hingga nasional.

MTQ ke-XXXII kali ini diikuti 545 peserta, didukung 90 official dan 90 pembina, sehingga total keterlibatan mencapai 725 orang. Selain itu, sebanyak 110 dewan hakim dan panitera turut bertugas menyukseskan jalannya perlombaan, dengan Ketua Dewan Hakim KH Saiful Munir.

Terdapat tujuh cabang lomba yang dipertandingkan, di antaranya tilawah Al-Qur’an serta karya tulis ilmiah Al-Qur’an. Para pemenang akan mendapatkan piagam, piala, serta uang pembinaan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana membentuk generasi Qur’ani yang mampu mengimplementasikan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.

“MTQ ini bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi wahana untuk membentuk generasi Qur’ani yang mampu mengimplementasikan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik.

Gus Yani juga mengapresiasi seluruh peserta dari 18 kecamatan serta mendorong mereka untuk menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Dalam kesempatan ini, Gus Yani juga turut menyinggung prestasi Kabupaten Gresik yang berhasil meraih juara umum MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2025 di Jember. 

Gus Yani berharap capaian tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.

“Semoga prestasi yang telah kita raih dapat terus dipertahankan, bahkan kita tidak hanya bisa menjadi juara di tingkat provinsi, tapi juga hingga nasional,” pungkasnya.

Kegiatan MTQ ke-XXXII Kabupaten Gresik Tahun 2026 secara resmi dibuka dengan penabuhan beduk oleh Bupati Gresik, disertai ajakan kepada seluruh masyarakat untuk turut mendukung dan menyukseskan ajang religius tersebut.

Sebagai informasi, Kabupaten Gresik sebelumnya sukses meraih juara umum MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur ke-XXXI di Jember pada tahun 2025, dan diharapkan mampu mengulang prestasi tersebut di masa mendatang bahkan hingga tingkat nasional.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow