Mesin Rusak di Tengah Laut, Nelayan Situbondo yang Hilang Kontak Ditemukan Selamat

Kusnadi, seorang nelayan asal Jangkar, Situbondo, ditemukan selamat setelah sempat hilang kontak di perairan Sapudi akibat mesin perahu rusak

26 May 2026 - 11:35
Mesin Rusak di Tengah Laut, Nelayan Situbondo yang Hilang Kontak Ditemukan Selamat
Para warga saat menjumpai nelayan selamat (alifia rahma/afederasi.com)

Situbondo, (afederasi.com) – Seorang nelayan asal Desa Jangkar, Kabupaten Situbondo, Kusnadi (37), akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah sempat dilaporkan hilang kontak di perairan Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Selasa (26/5/2026) pagi.

Warga Kampung Pasar Nangka tersebut sebelumnya dilaporkan tidak kembali ke daratan setelah berangkat melaut seorang diri menggunakan perahu fiber bernama Lintang Timur pada Senin (25/5/2026) dini hari.

Kasat Polairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa, mengatakan bahwa korban ditemukan oleh rekan sesama nelayan sekitar pukul 06.00 WIB. Korban ditemukan dalam keadaan selamat bersama perahunya di titik koordinat perairan Sapudi.

"Sekitar pukul 06.00 WIB, nelayan yang menggunakan perahu Berlian berhasil menemukan Kusnadi bersama perahunya dalam keadaan selamat," ujar AKP Gede saat dikonfirmasi.

Berdasarkan keterangan Kusnadi, insiden tersebut dipicu oleh kerusakan mesin perahu secara mendadak. Selang oli pada mesin perahunya mengalami kerusakan sehingga membuat kapal tidak dapat bergerak dan hanyut terbawa arus selama beberapa jam. Kondisi tersebut diperparah dengan ketiadaan alat komunikasi di atas perahu.

Sebelumnya, keluarga dan warga sempat panik karena Kusnadi tidak kembali hingga Senin petang. Ketua RT Pesisir Asta, Erlianto, kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Satpolairud Polres Situbondo pada Senin malam pukul 21.12 WIB.

"Mendapat laporan, kami langsung melakukan koordinasi dengan TNI AL Jangkar, Koramil, dan Tagana untuk melakukan pencarian," tutur AKP Gede.

Proses pencarian melibatkan solidaritas tinggi dari warga setempat. Sebanyak enam perahu nelayan dari Pesisir Asta bergerak menuju lokasi pencarian sejak Selasa dini hari hingga akhirnya membuahkan hasil. Setelah ditemukan, perahu korban ditarik menuju pesisir Asta dan tiba dengan selamat pada pukul 07.30 WIB.

Menanggapi insiden ini, AKP Gede mengimbau seluruh nelayan untuk lebih mengutamakan aspek keselamatan sebelum melaut. Ia meminta para nelayan melakukan pengecekan rutin terhadap kondisi mesin, lambung kapal, hingga kelengkapan alat komunikasi.

"Kami mengimbau para nelayan untuk rutin memeriksa kondisi mesin dan seluruh perlengkapan keselamatan. Jika ada suku cadang yang sudah usang, segera lakukan perbaikan agar tidak terjadi kendala saat berada di tengah laut," tegas AKP Gede.(vya/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow