Lupa Matikan Kompor, Bengkel Tambal Ban Terbakar, Rugi hingga Rp500 Juta

08 Jan 2026 - 10:01
Lupa Matikan Kompor, Bengkel Tambal Ban Terbakar, Rugi hingga Rp500 Juta
Kobaran api membumbung tinggi dan melahap bengkel tambal ban di Desa Hulaan Menganti Gresik (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) — Seorang pemilik usaha tambal ban di Dusun Sidomulyo, Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, harus menelan kerugian besar setelah bengkel miliknya dilalap api pada Rabu (07/01/2026) malam. 

Kebakaran tersebut menghanguskan hampir seluruh peralatan usaha, menyebabkan kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta dan menghentikan sementara mata pencaharian korban.

Kebakaran terjadi di bengkel tambal ban milik Agus, sekitar pukul 18.56 WIB. Berdasarkan keterangan, api diduga berasal dari kompor yang digunakan untuk merebus jagung.

Pemilik bengkel diketahui pergi ke masjid dan lupa mematikan kompor, hingga akhirnya api membesar dan membakar area bengkel.

Warga sekitar yang melihat kobaran api segera melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat, Suandi, yang kemudian langsung menuju Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Menganti. Petugas Damkar menerima laporan pukul 18.56 WIB dan langsung bergerak ke lokasi dua menit kemudian.

Petugas tiba di lokasi pada pukul 19.01 WIB dan segera melakukan size up serta pemadaman. Proses penanganan kebakaran melibatkan Damkar Pos Menganti, Pos Driyorejo, serta bantuan dari Damkar Kota Surabaya Pos Lakarsantri. 

Kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 21.40 WIB, dilanjutkan dengan pembasahan area untuk mencegah api kembali menyala.

Akibat kejadian tersebut, pemilik bengkel mengalami kerugian besar. Sejumlah aset usaha dilaporkan terbakar, di antaranya dua unit sepeda motor, tiga unit kompresor, dua alat press ban, serta stok ban-ban baru.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, kebakaran ini berdampak serius terhadap kelangsungan usaha korban.

“Untuk sementara aktivitas usaha terhenti total karena seluruh peralatan utama rusak,” ungkap salah satu petugas di lokasi.

Dalam penanganan kejadian ini, unsur yang terlibat antara lain Dinas Damkarla Kabupaten Gresik Pos Menganti dan Driyorejo, Damkar Kota Surabaya Pos Lakarsantri, Polsek Menganti, Babinsa, serta PLN Sektor Menganti. Tidak ditemukan kendala berarti selama proses pemadaman berlangsung.

Kadis Damkarla Gresik Suyono, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan memasak, terutama di area usaha yang mudah terbakar, guna mencegah kejadian serupa terulang.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow