Kecelakaan Maut di Pakel, Lansia Meninggal Dunia Usai Motornya Dihantam Honda CRF
Kecelakaan maut terjadi di Desa Sambitan, Pakel, Tulungagung, melibatkan dua motor pada Sabtu malam. Seorang lansia tewas di lokasi, sementara seorang pelajar mengalami luka berat.
Tulungagung, (afederasi.com) – Kecelakaan maut yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Desa Sambitan, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (30/5/2026) petang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.15 WIB tersebut mengakibatkan seorang pengendara lanjut usia (lansia) meninggal dunia di tempat.
Korban tewas diketahui bernama Sumadi (72), warga Desa Sukonyar, Kecamatan Pakel. Sementara itu, pengendara motor lainnya, Sabrang Akmal Harfidyan (16), seorang pelajar asal desa yang sama, mengalami luka berat akibat insiden tersebut.
Kapolsek Pakel, AKP Anwari, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat Sumadi yang mengendarai Yamaha L2S bernomor polisi AG 5937 YN melaju dari arah barat ke timur. Saat hendak berbelok ke selatan, dari arah berlawanan muncul sepeda motor Honda CRF bernomor polisi AG 4917 RET yang dikendarai Sabrang dengan kecepatan tinggi.
"Pengendara Yamaha yang hendak berbelok ke kanan bertabrakan dengan pengendara Honda CRF dari arah berlawanan," ujar Anwari saat dikonfirmasi, Sabtu (30/5/2026).
Anwari menambahkan, minimnya penerangan di lokasi kejadian diduga menjadi salah satu faktor pemicu kecelakaan. Situasi jalan yang gelap membuat kedua pengendara kurang menguasai arus lalu lintas, sehingga tabrakan hebat tidak terhindarkan.
Akibat benturan keras tersebut, Sumadi dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, Sabrang mengalami luka cukup serius, yakni patah tulang kaki kiri, luka pada pelipis kanan, serta sejumlah luka lecet di bagian tangan dan kaki.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti. Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
"Saat ini, kasus kecelakaan lalu lintas tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung guna penyelidikan lebih lanjut," tegas Anwari.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama di malam hari atau di ruas jalan yang minim penerangan. Pengendara diminta untuk selalu memastikan kondisi kendaraan prima, mengurangi kecepatan saat melintas di area gelap, serta memastikan situasi arus lalu lintas aman sebelum berbelok atau berpindah arah.(riz/dn)
What's Your Reaction?

