Jelang Lebaran, Penjualan Karpet di Pasar Baru Kota Lamongan Melonjak Tiga Kali Lipat

"Alhamdulillah ramai untuk tahun ini. Sebelum puasa kemarin sudah mulai ramai, terutama karpet masjid dan karpet untuk ruang tamu. Dari hari biasa ya omzet naik tiga kali lipat lebih lah. Kalau sebelum puasa kemarin per harinya bisa sampai sepuluh potong lebih, itu ukuran yang besar saja, belum yang kecil-kecil," ujar Muji penjual karpet saat ditemui di tokonya.

03 Mar 2026 - 06:06
Jelang Lebaran, Penjualan Karpet di Pasar Baru Kota Lamongan Melonjak Tiga Kali Lipat
Pedagang Karpet di Pasar Baru Kota Lamongan, melayani pembeli untuk keperluan ibadah di masjid dan lebaran di rumah. (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Suasana di Pasar Baru Kota Lamongan mulai menunjukkan geliat ekonomi yang signifikan menjelang hari raya Idul Fitri. Salah satu barang yang paling diburu masyarakat saat ini adalah karpet, baik untuk keperluan rumah tangga maupun untuk masjid.

Pantauan di lokasi pada Selasa (3/3/2026), sejumlah toko karpet tampak dipadati pembeli. Para pedagang mengaku telah merasakan peningkatan permintaan bahkan sebelum memasuki masa lebaran.

Salah satu pedagang karpet di Pasar Baru Lamongan, Muji Rahayu, mengungkapkan bahwa peningkatan penjualan tahun ini sangat positif, serupa dengan tren tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, lonjakan pembeli sudah mulai terasa sejak sebelum puasa dan saat pertengahan puasa.

"Alhamdulillah ramai untuk tahun ini. Sebelum puasa kemarin sudah mulai ramai, terutama karpet masjid dan karpet untuk ruang tamu," ujar Muji saat ditemui di tokonya.

Muji menjelaskan, kenaikan omzet di tokonya mencapai tiga kali lipat dibandingkan hari-hari biasa. Jika pada hari normal penjualan cenderung stabil, kini ia mampu menjual lebih dari 10 potong karpet ukuran besar dalam sehari.

"Dari hari biasa ya omzet naik tiga kali lipat lebih lah. Kalau sebelum puasa kemarin per harinya bisa sampai 10 potong lebih, itu ukuran yang besar saja, belum yang kecil-kecil," imbuh Muji.

 

Untuk urusan harga, Muji menawarkan variasi yang cukup beragam. Karpet standar untuk ruang tamu dijual mulai dari harga Rp450.000 untuk ukuran 210 x 310 cm. Sementara untuk Karpet Impor dari Iran dan Malaysia harganya bisa mencapai Rp1.200.000.

"Warga biasanya cari yang standar di harga 450 ribuan. Tapi kalau yang paling mahal itu tergantung merek, bisa sampai 1,2 juta rupiah, itu sudah kualitas impor dan harga mentok (pas)," jelasnya.

Tren berburu karpet baru ini memang sudah menjadi tradisi bagi warga Lamongan untuk menyambut Idul Fitri. Salah satu pembeli, Maslahah, mengaku sengaja datang lebih awal untuk menghindari kerumunan yang lebih padat saat mendekati lebaran nanti.

Ia memilih membeli beberapa potong karpet dengan ukuran berbeda untuk mempercantik interior rumahnya.

"Beli karpet buat hias rumah lebaran. Ini beli yang ukuran 4 meter sama 2 meter. Harganya tadi dapat murah sekali," kata Maslahah dengan raut wajah puas.

Senada dengan Maslahah, pedagang memprediksi puncak penjualan kedua akan kembali terjadi menjelang Idul Fitri. Jika saat ini didominasi oleh karpet ruang tamu, maka mendekati lebaran, permintaan karpet masjid biasanya akan kembali meningkat tajam untuk menampung jamaah salat Id. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow