Ironis, Oknum Warga di Lamongan Terekam CCTV Buang Sampah di Bahu Jalan
Ini yang pernah kita sisir. Banyak sampah dari pasar yang tidak dipilah," ujar Erwin saat dikonfirmasi afederasi.com, Sabtu (18/4/2026) pagi.
Lamongan, (afederasi.com) – Di tengah upaya masif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan memperkuat strategi pengelolaan sampah dari hulu ke hilir, tindakan tidak terpuji justru terekam kamera pengintai (CCTV). Sejumlah oknum warga kedapatan membuang sampah sembarangan di pinggir jalan wilayah Kecamatan Kedungpring.
Padahal, Pemkab Lamongan saat ini tengah gencar mewujudkan pengelolaan sampah berkelanjutan demi meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Namun, perilaku oknum masyarakat ini menjadi hambatan nyata di lapangan.
Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi, memberikan respons tegas sekaligus sangat menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, lokasi tersebut sebelumnya sudah pernah dibersihkan.
"Ini yang pernah kita sisir. Banyak sampah dari pasar yang tidak dipilah," ujar Erwin saat dikonfirmasi afederasi.com, Sabtu (18/4/2026) pagi.
Erwin menekankan bahwa persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah sendirian. Perlu ada kesadaran kolektif dan keterlibatan aktif dari seluruh lapisan masyarakat agar sistem pengelolaan sampah bisa berjalan efektif.
Ia menjelaskan bahwa kunci utama penanganan sampah ada pada proses pemilahan sejak dari sumbernya (hulu). Jika pemilahan dilakukan dengan benar, maka beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) akan berkurang drastis karena hanya menerima sampah residu.
"Untuk mengatasi problem sampah harus dilakukan bersama-sama, tidak hanya pemerintah saja. Ada pemilahan sampah dari hulu sehingga setelah ada pemilahan, baru dibuang ke tempat sampah sementara. Nantinya hanya residu saja yang akan dibuang ke TPA," jelasnya.
Lebih lanjut, Erwin menyampaikan bahwa Pemkab Lamongan terus mendorong pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di tingkat desa. Hal ini diharapkan menjadi solusi agar sampah dapat dikelola secara mandiri dan bernilai guna sebelum sampai ke pembuangan akhir.
Pihaknya jga memberikan pesan menohok bagi para pelanggar yang masih abai terhadap kebersihan lingkungan. "Kami juga menyayangkan oknum-oknum yang membuang sampah tidak pada tempatnya," pungkas Erwin. (yan)
What's Your Reaction?



