Tekun Jualan Pentol 22 Tahun, Ali Badrin asal Jombang Akhirnya Berangkat Haji 2026
Jombang, (afederasi.com) – Sebuah kisah inspiratif datang dari Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Ali Badrin (55), seorang penjual pentol yang tekun berjualan selama lebih dari dua dekade, dipastikan akan berangkat menunaikan ibadah haji pada tahun 2026.
Siapa sangka, di balik gerobak pentolnya yang sederhana, tersimpan mimpi besar yang kini perlahan menjadi kenyataan. Berkat ketekunan, keuletan, serta kebiasaan gemar menabung, pria paruh baya ini berhasil mewujudkan keinginannya untuk menginjakkan kaki di Tanah Suci.
Ditemui afederasi.com di sela-sela kesibukannya berjualan, Ali Bakrie menceritakan perjalanan panjangnya. Ia sudah berkecimpung sebagai pedagang pentol sejak tahun 2004. Hingga saat ini, usianya sudah menginjak 22 tahun.
"Awal mula mendaftar haji itu diberi tahu teman yang kerja di bank. Saya diajak daftar haji. Alhamdulillah, setelah mendaftar, semua urusan saya dimudahkan dan diperlancar," ujar Ali dengan mata berbinar, Sabtu (18/4/2026).
Lebih lanjut, Ali mengungkapkan bahwa sejak mendaftar haji hingga kini, ia selalu merasakan kemudahan dalam berusaha. Baginya, kunci utama adalah ikhtiar dan sungguh-sungguh.
"Intinya, kita berusaha dan bersungguh-sungguh. Insya Allah pasti ada jalan. Jangan pernah berhenti berusaha meski hanya berjualan pentol," pesan Ali Bakrie.
Di tengah kesibukannya berjualan, Ali juga tidak melupakan kewajiban sebagai seorang ayah. Anak-anaknya saat ini ia titipkan mondok (nyantri) di pondok pesantren. Menurutnya, pendidikan agama adalah bekal utama bagi generasi penerus.
Sementara itu, untuk mempersiapkan diri menyambut panggilan haji tahun 2026, Ali mulai mengintensifkan ibadah sehari-hari. Ia rutin melaksanakan salat lima waktu, dan yang paling utama adalah membiasakan diri dengan salat berjamaah.
"Persiapan haji bukan hanya soal uang, tapi juga fisik dan iman. Saya rutin salat berjamaah, semoga ibadah haji nanti menjadi haji yang mabrur," pungkasnya.
Kisah Ali Badrin menjadi bukti bahwa profesi apa pun, jika dijalani dengan ketekunan, kejujuran, dan niat yang tulus, tidak ada yang tidak mungkin. Sebuah pentol kecil, mampu mengantarkannya pada mimpi besar menuju Baitullah.(san)
What's Your Reaction?



