Gaya Santuy Satlantas Polres Trenggalek, Ubah Halaman Sekolah Jadi Ruang Edukasi Lalu Lintas

Satlantas Polres Trenggalek menerapkan metode edukasi unik dengan mengajak siswa SDN 2 Sugihan belajar tertib lalu lintas sambil lesehan di bawah pohon.

08 Apr 2026 - 10:44
Gaya Santuy Satlantas Polres Trenggalek, Ubah Halaman Sekolah Jadi Ruang Edukasi Lalu Lintas
Jajaran Satlantas Polres Trenggalek saat edukasikan tertib berlalu lintas (Ist)

Trenggalek, (afederasi.com) - Jajaran Satlantas Polres Trenggalek terus berinovasi dalam memberikan edukasi tertib berlalu lintas bagi generasi muda. Kali ini, para petugas menyambangi SDN 2 Sugihan di Kecamatan Kampak dengan metode yang tidak biasa. Alih-alih memberikan materi kaku di dalam kelas, para Polantas ini justru mengajak para siswa duduk lesehan di bawah pohon rindang halaman sekolah, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Unit Kamsel Satlantas Polres Trenggalek ini sengaja dikemas dengan metode interaktif. Suasana belajar yang santai terbukti membuat para siswa sekolah dasar tersebut jauh lebih antusias dan tidak canggung berinteraksi dengan petugas kepolisian.

Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, melalui Kasatlantas AKP Sony Suhartanto, menjelaskan bahwa Unit Kamsel memang telah berpengalaman dalam menyesuaikan pola komunikasi dengan target sasaran. Menurutnya, pemilihan lokasi dan waktu yang tepat menjadi kunci keberhasilan pesan tersebut tersampaikan.

"Metode yang diterapkan memang berbeda-beda. Kami menyesuaikan kelompok usia dan profesi sasaran," ujar AKP Sony Suhartanto saat dikonfirmasi mengenai kegiatan tersebut.

Sony menambahkan bahwa pemilihan waktu istirahat sekolah juga bertujuan agar kegiatan edukasi ini tidak mengganggu jam belajar mengajar siswa. Persiapan matang mulai dari pemilihan alat peraga hingga improvisasi lapangan dilakukan agar suasana tetap cair dan tidak membosankan bagi anak-anak.

"Suasana yang dibangun lebih santai agar pesan lebih mudah dicerna dan dipahami siswa," jelasnya lebih lanjut.

Lebih lanjut, AKP Sony menekankan bahwa kalangan pelajar merupakan prioritas utama dalam sosialisasi keselamatan berkendara. Ia menilai para siswa ini adalah calon pemimpin bangsa yang harus dipersiapkan sejak dini untuk menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.

Meski hasilnya tidak bisa dirasakan secara instan, namun pemahaman yang tertanam sejak kecil diharapkan akan menjadi kebiasaan permanen saat mereka beranjak dewasa nanti. Penggunaan metode yang menyenangkan dinilai sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter tersebut.

"Ada ungkapan bahwa tertib berlalu lintas merupakan cermin peradaban. Inilah yang terus kita dorong bagi generasi mendatang," pungkasnya.(pb/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow