Aksi Kemanusiaan Tanpa Batas: Tulungagung Kirim 17 Ton Beras untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Sebagai wujud nyata solidaritas antardaerah, Pemkab Tulungagung secara khusus mengirimkan bantuan pangan berupa 17 ton beras bagi warga yang terdampak musibah banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

14 Jan 2026 - 09:38
Aksi Kemanusiaan Tanpa Batas: Tulungagung Kirim 17 Ton Beras untuk Korban Banjir Aceh Tamiang
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo menyerahkan bantuan pangan berupa 17 ton beras bagi warga yang terdampak musibah banjir di Kabupaten Aceh Tamiang (ist)

Tulungagung, (afederasi.com) – Jarak ribuan kilometer antara Pulau Jawa dan Sumatra tidak menjadi penghalang bagi Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk mengulurkan tangan. Sebagai wujud nyata solidaritas antardaerah, Pemkab Tulungagung secara khusus mengirimkan bantuan pangan berupa 17 ton beras bagi warga yang terdampak musibah banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

Langkah kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo. Didampingi jajaran pejabat teras mulai dari Pj Sekretaris Daerah hingga para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kehadiran rombongan dari Jawa Timur ini disambut hangat di bumi Serambi Mekkah. Kunjungan kerja tersebut melampaui sekadar agenda formal pemerintahan, melainkan misi persaudaraan yang kental.

Dalam prosesi penyerahan bantuan, Bupati Gatut Sunu menegaskan bahwa duka yang dialami warga Aceh Tamiang adalah duka bagi masyarakat Tulungagung juga. Kehadirannya beserta tim teknis bertujuan untuk memastikan bantuan logistik tersebut sampai tepat sasaran demi meringankan beban warga di pengungsian maupun di wilayah terdampak.

“Kami hadir sebagai bentuk solidaritas untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah banjir,” ujar Gatut Sunu saat menyerahkan bantuan secara simbolis.

Ia menambahkan bahwa bantuan beras sebanyak 17 ton tersebut diharapkan dapat segera didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Baginya, kecepatan penanganan pascabencana sangat bergantung pada ketersediaan logistik yang memadai di lapangan.

“Semoga ujian ini segera berlalu dan kehidupan masyarakat dapat kembali normal seperti sedia kala,” tambahnya dengan nada penuh empati.

Lebih dari sekadar nilai materi, bantuan ini dipandang sebagai penguat moral bagi para penyintas bencana. Bupati Gatut Sunu berharap dukungan dari Tulungagung dapat menjadi pemantik semangat bagi warga Aceh Tamiang untuk bangkit dan menata kembali kehidupan mereka setelah diterjang banjir.

“Bantuan kebutuhan pokok ini kami harapkan menjadi penyemangat warga untuk bangkit pascabencana,” urai Gatut Sunu menutup pernyataannya.

Kedatangan delegasi Tulungagung ini disambut dengan apresiasi mendalam oleh Pj Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi, M.H. Di tengah upaya pemulihan daerahnya, ia mengaku terharu dengan perhatian besar yang ditunjukkan oleh kolega sejawatnya meski kedua daerah terpisah jarak geografis yang sangat jauh.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Tulungagung beserta rombongan,” ungkap Armia Pahmi.

Armia juga memaparkan kondisi terkini wilayahnya sembari berharap agar sinergi antardaerah ini terus berlanjut di masa depan. Menurutnya, kebersamaan seperti inilah yang dibutuhkan Indonesia dalam menghadapi tantangan bencana alam.

“Selamat datang di Aceh Tamiang. Semoga dengan sinergi ini, ke depan kita bisa menjadi lebih baik,” pungkasnya.(dn)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow