Agen Tiket Bus di Lamongan Mulai Diserbu Pemudik, Tujuan Jakarta Jadi Favorit
"Untuk hari pertama H+1 ini sudah ada sekitar 20 orang, jadi ada peningkatan. Rata-rata kota tujuan yang paling banyak dipesan adalah Jakarta," ujar Santi saat ditemui di lokasi, Minggu (22/3/2026).
Lamongan, (afederasi.com) – Memasuki H+1 Idulfitri 1447 Hijriah, geliat arus balik sudah mulai terasa di sejumlah agen tiket bus di Kabupaten Lamongan. Salah satunya terlihat di Agen Tiket Winris yang berlokasi di Jalan Nasional Lamongan-Babat, tepatnya di Desa Sidogembul, Kecamatan Sukodadi, Lamongan, pada Minggu (22/3/2026).
Para pemudik mulai membeli untuk mengamankan kursi demi kembali ke perantauan. Peningkatan jumlah penumpang ini diperkirakan akan terus merangkak naik hingga mencapai puncaknya pada akhir pekan mendatang.
Santi, karyawan Agen tiket Winris, mengungkapkan bahwa grafik penjualan tiket mulai menunjukkan tren positif sejak hari pertama setelah Lebaran. Menurut catatannya, rata-rata keberangkatan per hari sudah menyentuh angka puluhan orang, yang jauh lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa.
"Untuk hari pertama H+1 ini sudah ada sekitar 20 orang, jadi ada peningkatan. Rata-rata kota tujuan yang paling banyak dipesan adalah Jakarta," ujar Santi saat ditemui di lokasi, Minggu (22/3/2026).
Santi menambahkan bahwa mayoritas penumpang sudah mengantisipasi kehabisan tiket dengan melakukan pemesanan sejak jauh hari melalui pesan singkat WhatsApp. Menariknya, kenaikan harga tiket yang melonjak hingga dua kali lipat tidak menyurutkan minat masyarakat. Jika pada hari biasa harga tiket berkisar di angka 300 ribu rupiah, kini pada arus balik harganya mencapai sekitar 600 ribuan. Namun, permintaan tiket justru ikut meroket meski harga melambung tinggi.
"Arus balik biasanya pesan dulu lewat WA baru ke sini. Bahkan ada yang sudah booking sejak satu minggu yang lalu. Kami memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada tanggal 28 dan 29 mendatang, di mana jumlah penumpang bisa menembus lebih dari 30 hingga 50 orang per hari," imbuhnya.
Di sisi lain, pilihan menggunakan moda transportasi bus masih menjadi primadona bagi pemudik yang melintasi jalur poros nasional ini. Santoso, salah satu penumpang yang hendak kembali ke Bekasi, mengaku lebih memilih bus karena faktor kenyamanan dan fleksibilitas pemesanan dibandingkan moda transportasi lain seperti kereta api.
"Lebih nyaman naik bus daripada yang lain. Kalau kereta itu kalau dapat yang ekonomi duduknya tegak, capek. Sementara kalau mau yang kelas bisnis, harus pesan tiga bulan sebelumnya," ungkap Santoso.
Meski baru saja tiba di kampung halaman untuk bersilaturahmi, Santoso sengaja langsung mendatangi Agen Winris di Sidogembul untuk memastikan kepulangannya ke Bekasi pada hari Jumat nanti berjalan lancar bersama keluarganya.
"Baru sampai hari ini, tapi langsung pesan tiket untuk balik lagi nanti hari Jumat karena takut tidak kebagian kursi," pungkasnya. (yan)
What's Your Reaction?



