357 Personel Disiagakan! Polres Gresik Siap Amankan Mudik Lebaran 2026

"Operasi Ketupat Semeru bukan sekadar rutinitas tahunan. Ini adalah bentuk kehadiran negara melalui Polri untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kompol Shabda.

11 Mar 2026 - 15:18
357 Personel Disiagakan! Polres Gresik Siap Amankan Mudik Lebaran 2026
Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra saat memimpin Latpraops Ketupat Semeru 2026 di Rupatama Sarja Arya Racana Mapolres Gresik (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Polres Gresik mematangkan kesiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 dengan menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Semeru 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Sarja Arya Racana, Lantai 3 Mapolres Gresik, Rabu (11/03/2026).

Latpraops dipimpin langsung Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra, didampingi Kabag Ops Kompol Yusis Budi Krismanto. Kegiatan ini diikuti para pejabat utama, kasatgas, serta perwira yang terlibat dalam struktur Operasi Ketupat Semeru 2026.

Dalam arahannya, Wakapolres Gresik menegaskan bahwa pengamanan Idulfitri merupakan agenda nasional yang menuntut kesiapan maksimal seluruh personel guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Operasi Ketupat Semeru bukan sekadar rutinitas tahunan. Ini adalah bentuk kehadiran negara melalui Polri untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kompol Shabda.

Ia menekankan kepada seluruh personel agar meningkatkan kesiapsiagaan serta mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum secara profesional.

Hal tersebut, sebut Kompol Shabda, dinilai penting untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, mulai dari kriminalitas hingga ancaman terorisme selama masa mudik dan perayaan Idulfitri.

Selain itu, Kompol Shabda juga mengingatkan pentingnya pemetaan titik rawan kemacetan atau trouble spot serta titik rawan kecelakaan (black spot) di wilayah hukum Polres Gresik. Dengan pemetaan tersebut, langkah antisipasi di lapangan diharapkan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Dalam sesi pemaparan, masing-masing Satuan Tugas (Satgas) menyampaikan kesiapan teknis pelaksanaan operasi.

Kasat Samapta Polres Gresik AKP Satriyono selaku Kasatgas Preventif menyoroti sejumlah potensi gangguan kamtibmas yang kerap muncul selama bulan Ramadan. Di antaranya perang sarung, balap liar, hingga takbir keliling yang menggunakan petasan.

Sementara itu, Satgas Preemtif dari fungsi Intelkam menyiapkan perkiraan khusus (Kirsus) terkait potensi konflik serta pemetaan wilayah rawan sebagai dasar langkah antisipasi di lapangan.

Dari sektor lalu lintas, Satgas Kamseltibcarlantas menyiapkan strategi pengamanan arus kendaraan dengan menempatkan personel di titik-titik rawan kepadatan.

Satlantas Polres Gresik juga menghadirkan inovasi pelayanan berupa mobil bengkel keliling yang akan disiagakan di Pos Pelayanan. Fasilitas ini disiapkan untuk membantu pemudik yang mengalami kendala kendaraan. Selain itu, pemantauan arus lalu lintas juga akan dilakukan melalui sistem CCTV secara real-time.

Di sisi lain, Satgas Bantuan Operasi (Banops) melalui Dokkes memastikan dukungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat pemudik maupun personel yang bertugas selama operasi berlangsung.

Kabag Ops Polres Gresik Kompol Yusis Budi Krismanto menjelaskan bahwa dalam Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Gresik akan mengerahkan sebanyak 357 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, serta instansi terkait.

“Operasi ini direncanakan berlangsung mulai pertengahan Maret 2026. Kami berharap seluruh personel dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab sehingga masyarakat merasakan pelayanan maksimal dari Polri,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan Latpraops ini, Polres Gresik menegaskan komitmennya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, baik sebelum, saat, maupun setelah perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow