Sapaan Hangat Polisi di SLB Trenggalek, Hadirkan Semangat dan Senyum Anak-Anak Istimewa

12 Jan 2026 - 19:23
Sapaan Hangat Polisi di SLB Trenggalek, Hadirkan Semangat dan Senyum Anak-Anak Istimewa
Personel Polres Trenggalek saat berkunjung dan sapa pelajar berkebutuhan khusus (ist)

Trenggalek, (afederasi.com) – Suasana berbeda terasa di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kemala Bhayangkari 1 Trenggalek, Senin (12/1/2026). Sejumlah anggota Satbinmas Polres Trenggalek hadir bukan untuk penegakan hukum, melainkan membawa sapaan hangat, semangat, dan kepedulian bagi para siswa berkebutuhan khusus.

Kunjungan tersebut menjadi momen penuh keakraban ketika anggota polisi menyapa, berbincang, sekaligus memberi motivasi kepada para siswa. Tak sekadar berkunjung, para personel Satbinmas juga turut terlibat langsung dalam proses belajar mengajar bersama guru. Kebetulan, materi pelajaran saat itu adalah kesenian, sehingga suasana kelas pun kian hidup dan penuh tawa.

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki melalui Kasatbinmas AKP Rohmad Hudi menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata program polisi baik dan humanis yang rutin dilaksanakan oleh Polres Trenggalek.

“Kami sengaja menyasar pelajar SLB untuk menggugah semangat mereka, memotivasi agar terus berkarya dan berprestasi meski dengan keterbatasan yang ada,” ujar AKP Rohmad.

Ia menuturkan, sebagian besar siswa di SLB Kemala Bhayangkari merupakan penyandang tuna rungu dan tuna wicara. Oleh karena itu, personel yang diterjunkan telah dibekali pemahaman dasar bahasa isyarat, setidaknya untuk memperkenalkan diri dan menyampaikan pesan-pesan sederhana yang mudah dipahami.

“Dalam praktiknya, kami tetap didampingi oleh para guru. Dengan begitu, pesan yang ingin disampaikan bisa diterima dengan baik oleh anak-anak,” terangnya.

Meski memiliki keterbatasan, antusiasme para siswa begitu terasa. Kehadiran polisi justru menciptakan suasana yang lebih ceria. Anak-anak tampak berani bersenda gurau, bertanya, bahkan berinteraksi aktif menggunakan bahasa isyarat dengan para petugas.

“Mereka adalah anak-anak istimewa yang membutuhkan peran dan pendampingan dari kita semua. Memberi mereka rasa aman, nyaman, dan semangat untuk terus belajar agar kelak bisa mandiri dan tetap berkarya,” pungkas AKP Rohmad.

Kegiatan sederhana tersebut menjadi bukti bahwa sentuhan kemanusiaan mampu menghadirkan harapan dan senyum, terutama bagi mereka yang selama ini membutuhkan perhatian lebih dari lingkungan sekitarnya.(pb/dn)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow