Presiden Prabowo Salurkan 200 Becak Listrik di Tulungagung, Ringankan Beban Tukang Becak Lansia

10 Jan 2026 - 17:15
Presiden Prabowo Salurkan 200 Becak Listrik di Tulungagung, Ringankan Beban Tukang Becak Lansia

Tulungagung, (afederasi.com) – Komitmen Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesejahteraan kelompok rentan kembali diwujudkan melalui penyaluran ratusan becak listrik kepada para tukang becak di Kabupaten Tulungagung, Sabtu (10/1/2026).

Sebanyak 200 unit becak listrik diserahkan secara simbolis di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Penyerahan dilakukan oleh Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, bersama Presiden Becak Listrik Indonesia, Nanik S. Deyang.

Program bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), PT Pindad, serta Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Tak sekadar menghadirkan alat transportasi ramah lingkungan, bantuan ini juga menjadi upaya nyata mengangkat martabat para pengayuh becak, yang mayoritas telah berusia lanjut.

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian Presiden Prabowo terhadap kesejahteraan tukang becak di daerahnya. Menurutnya, becak listrik ini sangat relevan dengan kondisi penerima manfaat yang sebagian besar berusia di atas 65 tahun, bahkan ada yang melampaui usia 80 tahun.

“Bantuan ini sangat tepat sasaran. Dengan becak listrik, para lansia bisa tetap bekerja dengan lebih ringan, aman, dan bermartabat,” ujar Gatut Sunu.

Ia menambahkan, Pemkab Tulungagung membuka peluang perluasan kriteria penerima melalui kebijakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), agar bantuan dapat menjangkau lansia yang belum terakomodasi dalam basis data pusat. Gatut juga menegaskan agar becak listrik tersebut tidak diperjualbelikan.

“Ini adalah amanah dari Presiden Republik Indonesia. Becak listrik ini sangat dimohon untuk tidak dipindahtangankan atau diperjualbelikan,” tegasnya.

Sementara itu, Presiden Becak Listrik Indonesia, Nanik S. Deyang, mengungkapkan bahwa Tulungagung memiliki nilai historis tersendiri bagi Presiden Prabowo. Kondisi para pengayuh becak lansia di daerah ini menjadi salah satu pemicu awal lahirnya gagasan pengadaan becak listrik.

“Bahkan ketika masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Bapak Presiden Prabowo sudah memiliki cita-cita untuk memberikan puluhan ribu becak listrik bagi tukang becak,” ungkap Nanik.

Untuk Tulungagung, setiap unit becak listrik bernilai sekitar Rp22 juta. Setelah Tulungagung, program serupa akan dilaksanakan di sejumlah daerah lain di Jawa Timur, seperti Trenggalek, Malang, Surabaya, dan Lumajang.

“Jawa Timur menjadi prioritas sebelum program ini diperluas ke luar Pulau Jawa,” jelasnya.

Secara nasional, ditargetkan sebanyak 82.000 unit becak listrik akan disalurkan. Seluruh becak listrik tersebut diproduksi oleh PT Pindad, pabrikan yang juga memproduksi kendaraan Maung yang digunakan Presiden Prabowo.

“Presiden ingin memanusiakan mereka, memberikan kebahagiaan di usia senja. Selama ini sebagian besar tukang becak hanya menyewa becak. Kini mereka memiliki aset sendiri,” pungkas Nanik.(riz/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow