Usai Lebaran, Bupati Tulungagung Instruksikan OPD Hapus Ego Sektoral Demi Target Pembangunan
Dalam momentum halalbihalal di halaman Pemkab tersebut, Gatut memberikan instruksi keras kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera mengeksekusi anggaran infrastruktur sebesar Rp300 miliar guna memperbaiki konektivitas wilayah.
Tulungagung, (afederasi.com) – Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo langsung tancap gas memacu kinerja birokrasi pada hari pertama kerja pascalibur Lebaran, Kamis (26/3/2026). Dalam momentum halalbihalal di halaman Pemkab tersebut, Gatut memberikan instruksi keras kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera mengeksekusi anggaran infrastruktur sebesar Rp300 miliar guna memperbaiki konektivitas wilayah.
Gatut menegaskan bahwa suasana Idulfitri harus menjadi momentum bagi para ASN untuk meruntuhkan ego sektoral yang selama ini dianggap menghambat akselerasi pembangunan daerah. Ia meminta sinergitas antarunit kerja diperkuat demi mengejar ketertinggalan target pembangunan yang sempat melambat sebelum hari raya.
"Saya minta seluruh pegawai Pemkab Tulungagung kompak dan solid. Tidak boleh ada sekat antar unit kerja, tidak boleh ada ego sektoral," tegas Gatut Sunu di hadapan jajarannya.
Fokus utama pemerintah daerah tahun ini adalah percepatan perbaikan jalan yang menjadi urat nadi ekonomi masyarakat. Meski sebelum Lebaran progres perbaikan baru menyentuh angka 15 persen, Bupati menjamin proyek fisik akan segera dikebut secara masif dengan pengawasan ketat agar tepat mutu.
"Jalan yang alus dan mulus itu bukan sekadar fisik, tapi sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Kita akan gaspol setelah hari raya, saya minta semua pihak ikut mengawasi," ungkapnya.
Selain infrastruktur, evaluasi tajam juga diberikan terkait rendahnya capaian laporan kinerja Program Strategis Nasional (PSN) tahun 2025. Sektor penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, hingga kesehatan menjadi sorotan utama karena dinilai masih berada di kategori rendah akibat kurangnya kolaborasi antarinstansi.
Gatut memberikan mandat khusus kepada Sekda, Inspektorat, dan Bappeda untuk memastikan pelaporan tahun 2026 berjalan presisi dan tepat waktu. Ia tidak ingin melihat adanya ketidaksiapan perangkat daerah dalam memenuhi indikator kinerja yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
"Saat ini nilai kita masih dalam kategori rendah. Ini mestinya tidak terjadi kalau semua perangkat daerah bekerja proaktif dan kolaboratif," jelasnya.
Menutup arahannya, Gatut mengajak seluruh jajaran menjadikan semangat Idulfitri sebagai titik awal perbaikan integritas. Ia berharap target predikat tinggi dalam laporan kinerja nasional tahun ini dapat tercapai melalui komitmen kolektif seluruh ASN di lingkup Pemkab Tulungagung.(dn)
What's Your Reaction?



