Ular Piton Masuk di Belakang Rumah Bikin Warga Was-was

"Jika menemukan ular atau hewan liar lainnya, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secara aman dan profesional. Keselamatan warga menjadi prioritas utama," tandasnya.

31 May 2026 - 22:39
Ular Piton Masuk di Belakang Rumah Bikin Warga Was-was
Petugas Damkar berhasil mengevakuasi ular piton

Gresik, (afederasi.com) – Warga Dusun Dukuh, Desa Bungah, Kecamatan Bungah, sempat dibuat waswas setelah seekor ular piton ditemukan bergelantungan di area belakang rumah pada Sabtu (30/05/2026) malam. Beruntung, laporan yang masuk ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik langsung ditindaklanjuti sehingga reptil tersebut berhasil dievakuasi tanpa menimbulkan korban.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Bungah Dukun, Dusun Dukuh RT 22 RW 08, Desa Bungah. Ular piton pertama kali diketahui saat pemilik rumah hendak menutup pintu bagian belakang rumah sekitar pukul 20.56 WIB.

Karena khawatir ular tersebut masuk ke dalam rumah dan membahayakan penghuni, pelapor bernama Mat Ihsan segera menghubungi petugas Pos Damkar Dukun untuk meminta bantuan evakuasi.

Menerima laporan tersebut, enam personel Pos Damkar Dukun langsung bergerak menuju lokasi menggunakan satu unit mobil rescue. Petugas tiba sekitar pukul 21.15 WIB dan segera melakukan penanganan menggunakan alat penjepit khusus ular.

Meski berlangsung dimalam hari dan kondisi minim penerangan namun proses evakuasi berlangsung cepat dan terkendali. Dalam waktu sekitar 20 menit, ular piton berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti dan tanpa menimbulkan korban maupun kerugian material.

Perwira Piket Damkar Gresik, Mangara Pakpahan, mengatakan kecepatan pelaporan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan penanganan satwa liar yang masuk ke lingkungan permukiman.

"Begitu menerima laporan, personel langsung bergerak menuju lokasi. Ular berhasil dievakuasi dengan aman menggunakan peralatan rescue yang tersedia sehingga tidak membahayakan warga maupun petugas," ujarnya.

Sementara Kadis Damkarla Gresik, Suyono mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani ular secara mandiri apabila menemukan satwa liar di sekitar rumah.

"Jika menemukan ular atau hewan liar lainnya, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secara aman dan profesional. Keselamatan warga menjadi prioritas utama," tandasnya.

Berdasarkan data Damkar Gresik, hingga akhir Mei 2026 tercatat sebanyak 114 kejadian rescue atau penyelamatan yang telah ditangani. Sementara jumlah kejadian kebakaran selama bulan yang sama mencapai 13 kasus.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow