Si Jago Merah Mengamuk di Panji Situbondo, Toko Sembako dan Rumah Warga Hangus Terbakar

06 Jan 2026 - 05:21
Si Jago Merah Mengamuk di Panji Situbondo, Toko Sembako dan Rumah Warga Hangus Terbakar
Pemadam kebakaran saat berupaya memadamkan api di toko (alifia rahma/afederasi.com)

Situbondo, (afederasi.com) – Kebakaran hebat melanda sebuah toko sembako di Jalan Sucipto, Olean Utara, Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Selasa (6/1/2026) pagi. Insiden yang terjadi sekitar pukul 09.45 WIB itu mengakibatkan bangunan toko rusak parah dan api merembet ke rumah warga di sebelahnya.

Toko sembako bernama Afif Mubarok tersebut diketahui dikontrak oleh Sauki (35), sementara bangunan toko merupakan milik H. Mustafah (45), warga asal Kepulauan Sepudi. Kobaran api pertama kali diketahui oleh dua karyawan toko, Irfan dan Bagas, yang melihat asap tebal disertai api muncul dari dalam toko.

Mengetahui kejadian itu, kedua karyawan segera memberitahukan pemilik toko dan warga sekitar. Warga pun berupaya melakukan pemadaman awal secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Namun, api dengan cepat membesar dan menjalar ke rumah permanen dua lantai milik H. Mustafah yang berada tepat di sisi utara toko. Tak berselang lama, sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dari Mako Damkar Situbondo diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses pemadaman dan pembasahan.

“Proses pemadaman dan pembasahan selesai sekitar pukul 11.00 WIB,” ujar Hidayat, petugas pemadam kebakaran di lokasi kejadian.

Hidayat memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kebakaran mengakibatkan kerugian materiil yang cukup besar. Bangunan toko permanen berukuran 20 x 4 meter dengan tinggi sekitar 5 meter mengalami rusak berat, dengan estimasi kerugian mencapai Rp200 juta, termasuk bangunan dan seluruh isi toko.

Sementara itu, rumah permanen dua lantai milik H. Mustafah berukuran 20 x 8 meter mengalami rusak sedang, terutama pada bagian atap dan jendela samping. Kerugian pada rumah tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.

“Total kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp250 juta. Untuk sementara, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Namun, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran,” pungkasnya.(vya/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow