Pelunasan Biaya Haji Tahap II Dibuka, Kemenhaj Lamongan Optimistis Penuhi Kuota
Lamongan, (afederasi.com) – Proses persiapan keberangkatan jamaah haji tahun 2026 terus berlanjut. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Lamongan resmi membuka masa pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) reguler tahap kedua mulai Jumat, 2 Januari hingga 9 Januari 2026 mendatang.
Kepala Kemenhaj Lamongan, Abdul Ghofur, menyampaikan bahwa pada hari pertama pembukaan tahap kedua, antusiasme jamaah sudah terlihat cukup tinggi.
"Alhamdulillah, pantauan kami pada hari pertama pelunasan hari Jumat kemarin, Kabupaten Lamongan sudah berhasil melakukan pelunasan sekitar 53 jamaah," ujar Abdul Ghofur, Selasa (6/1/2026).
Abdul Ghofur menjelaskan bahwa pelunasan tahap kedua ini dikhususkan bagi kategori jamaah tertentu. Pertama, diprioritaskan bagi jamaah haji reguler yang pada masa pelunasan tahap pertama sebelumnya mengalami kendala atau gagal sistem. Kedua, diperuntukkan bagi jamaah haji yang masuk dalam kategori penggabungan mahram serta pendamping bagi jamaah disabilitas. Terakhir, pelunasan pada tahap ini juga dibuka bagi para jamaah haji yang berstatus sebagai jamaah cadangan.
Ghofur juga mengungkapkan capaian pelunasan tahap pertama di Kabupaten Lamongan yang menunjukkan angka signifikan. Ia mencatat bahwa persentase pelunasan di wilayahnya berada di atas rata-rata angka nasional.
"Persentase nasional di angka 80 persen pelunasan secara nasional, alhamdulillah Lamongan hampir mencapai 85 persen untuk pelunasan tahap satu," jelasnya. Ia berharap pada tahap kedua ini, capaian pelunasan jamaah haji Lamongan akan semakin bertambah banyak.
Berdasarkan rilis resmi dari Kemenhaj Republik Indonesia serta rilis dari Kemenhaj Provinsi Jawa Timur, saat ini jumlah jamaah asal Lamongan yang berhak lunas dan berangkat mencapai 2.560 jamaah. Namun, angka ini diprediksi akan terus meningkat.
"Insyaallah di tahap kedua ini, estimasi saya jamaah haji Kabupaten Lamongan akan tembus di angka 2.800," tambah Ghofur.
Terkait teknis keberangkatan, Embarkasi Surabaya telah melakukan penentuan kelompok terbang (kloter) atau qur'ah. Kabupaten Lamongan dipastikan masuk dalam gelombang pertama keberangkatan.
"Meskipun kloter pastinya masih menunggu surat keputusan pusat dan surat pengantar dari Kanwil Kemenhaj, estimasi saya Lamongan akan terbagi menjadi enam kloter, kemungkinan di kloter 32 sampai 37. Jadwal keberangkatan rencananya dimulai pada 26 April sampai 27 April 2026," pungkasnya. (yan)
What's Your Reaction?


