JMSI Jatim Ingatkan Kekuatan Tertinggi Ada pada Ikhtiar Spiritual

08 Jan 2026 - 14:29
JMSI Jatim Ingatkan Kekuatan Tertinggi Ada pada Ikhtiar Spiritual
Nampak pengurus JSMI Jatim memberikan santunan di rumah anak yatim Historia Yatama yang beralamat di Jalan Brigjen Katamso IV, Graha Angkasa RRI Blok A No. 8, Waru, Sidoarjo. (JSM Jatim for afederasi.com)

Surabaya, (afederasi.com) — Mengawali tahun baru sekaligus menyongsong Hari Pers Nasional 2026, pengurus Jaringan Media Siber Indonesia Jawa Timur menggelar doa bersama di rumah anak yatim Historia Yatama, Waru, Sidoarjo, Kamis, 8 Januari 2026. JMSI Jatim memilih momentum awal tahun untuk menegaskan orientasi organisasi yang tidak hanya berfokus pada kerja profesional, tetapi juga refleksi spiritual.

Ketua JMSI Jatim, Syaiful Anam, mengatakan doa menjadi fondasi penting dalam setiap ikhtiar. Menurut dia, kerja keras manusia tetap berada dalam bingkai kehendak Tuhan, sehingga JMSI Jatim menempatkan doa sebagai pengingat atas batas dan tanggung jawab moral insan pers.

Dalam suasana khidmat, puluhan anak yatim yang diasuh di Historia Yatama memanjatkan doa bersama. JMSI Jatim berharap lantunan doa tersebut membawa keberkahan, keselamatan, serta petunjuk bagi keluarga besar JMSI, para wartawan, dan masyarakat luas.

Pada kesempatan itu, JMSI Jatim juga menyimak penjelasan tentang urutan kekuatan di dunia sebagaimana diajarkan dalam tradisi Islam. Kekuatan pertama adalah gunung atau batu yang tampak kokoh, namun masih dapat dihancurkan oleh besi, sebuah perumpamaan tentang keterbatasan kekuatan fisik.

Selanjutnya, JMSI Jatim mencatat bahwa besi yang kuat bisa dilelehkan oleh api, sementara api dapat dipadamkan oleh air. Air yang tampak mengalir lembut pun dapat digerakkan oleh angin, yang kerap disebut sebagai kekuatan besar di muka bumi.

Namun, JMSI Jatim menekankan pesan utama dari tausiah tersebut: angin sebagai kekuatan alam paling dahsyat tetap dapat dikendalikan oleh kekuatan keenam, yakni doa dan amal saleh yang ikhlas kepada Allah. Doa, dalam konteks ini, dipandang sebagai kekuatan penentu dalam kehidupan manusia.

Kegiatan JMSI Jatim berlangsung di rumah anak yatim Historia Yatama yang beralamat di Jalan Brigjen Katamso IV, Graha Angkasa RRI Blok A No. 8, Waru, Sidoarjo. Saat ini, yayasan tersebut membina sekitar 90 anak asuh yang terdiri dari yatim, piatu, dhuafa, dan anak terlantar.

Yayasan yang berdiri sejak 2004 itu kini dikelola oleh H. Bambang sebagai ketua, Dinda Fadliyah Dzikriana sebagai sekretaris, dan Hj. Babul Jannah sebagai bendahara. JMSI Jatim memandang keberadaan yayasan ini sebagai mitra sosial yang penting dalam menumbuhkan kepedulian kemanusiaan.

Sejumlah pengurus JMSI Jatim hasil Musyawarah Daerah 2025 turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Syaiful Anam, Budi Purna, Erfandi Putra, serta para wakil ketua dan anggota seperti Hery Sunarjo, Jay Wijayanto, Achmad Tauriq Imani, dan Moekti Wibowo.

Dalam konteks pers nasional, JMSI Jatim mengingatkan bahwa Hari Pers Nasional diperingati setiap 9 Februari, bertepatan dengan hari lahir Persatuan Wartawan Indonesia pada 1946, sebagaimana ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985.

JMSI Jatim juga menyinggung perjalanan organisasi JMSI yang berdiri pada 8 Februari 2020 bertepatan dengan HPN ke-74 di Kalimantan Selatan, sebelum kemudian disahkan Kementerian Hukum dan HAM dan resmi menjadi konstituen Dewan Pers pada 10 Januari 2022.

Menutup kegiatan, JMSI Jatim menyampaikan bahwa HPN 2026 akan digelar di Provinsi Banten pada 7–9 Februari dengan tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”. JMSI Jatim berharap doa bersama ini menjadi penguat langkah insan pers dalam menjaga profesionalisme dan tanggung jawab sosial ke depan. (al)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow