Kakanwil Jatim Gelar Pembinaan ASN Kemenag Jombang
Jombang, (afederasi.com) - Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang mengawali tahun 2026 dengan gelaran pembinaan mental dan spiritual yang langsung dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar.
Acara yang dirangkai dengan peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 ini menegaskan komitmen peningkatan pelayanan publik dan integritas.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Darul Hikmah Kantor Kemenag Jombang yang dihadiri oleh seluruh pimpinan dan staf strategis, termasuk Kepala Kemenag Jombang Muhajir, kepala seksi, pengawas madrasah, penyuluh agama, serta perwakilan organisasi seperti IGRA, KKMI, dan KKMA, Kamis (8/1/2026)
Dalam arahan intinya, Akhmad Sruji Bahtiar menyerukan kepada seluruh ASN untuk menjadikan tahun 2026 sebagai momentum transformasi diri.
"Jika tahun ini lebih baik dari tahun kemarin, maka kita termasuk orang-orang yang beruntung. Itulah ciri orang yang robihun," tegas Kakanwil, mengajak untuk meninggalkan zona nyaman.
Ia menekankan filosofi pelayanan yang berlandaskan kebaikan: "Berbuat baik kepada orang lain sejatinya adalah berbuat baik untuk diri kita sendiri." Menurutnya, hidup akan terasa lebih ringan jika setiap persoalan disikapi dengan kesadaran diri dan keimanan.
Salah satu sorotan utama dalam acara ini adalah apresiasi tinggi dari Kakanwil atas capaian luar biasa pengumpulan wakaf uang Kemenag Jombang yang mencapai Rp1,456 miliar.
"Ini bukti nyata bahwa gerakan wakaf, jika dikelola dengan baik, akan memberi manfaat besar bagi umat," ucap Sruji Bahtiar.
Namun, di balik apresiasi, terdapat peringatan keras: "Merasa paling hebat dan paling benar itu tanda hati yang sakit. Jika tahun ini sama saja dengan tahun kemarin, maka kita termasuk orang yang merugi," pesannya yang tegas.
Kepala Kemenag Jombang, Muhajir, dalam sambutannya menyatakan bahwa kehadiran Kakanwil menjadi energi positif dan motivasi besar bagi jajarannya. Ia menegaskan bahwa Kemenag harus bergerak sebagai satu tubuh untuk pelayanan terbaik.
Muhajir juga mengonfirmasi kabar gembira bagi tenaga pendidik: "TPP (Tunjangan Profesi Pendidik) yang tertunggak bagi guru madrasah telah terbayarkan." Kabar ini disebutnya sebagai bukti perhatian serius pimpinan terhadap kesejahteraan guru.
Ia menambahkan, pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kemenag Jombang bukan hanya formalitas administratif, melainkan ikhtiar moral dan spiritual agar setiap amanah bernilai ibadah.
Puncak acara diisi dengan penyerahan Anugerah HAB ke-80. MAN 3 Jombang sukses mempertahankan gelar Juara Umum untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, sehingga piala bergilir resmi menjadi piala tetap milik madrasah tersebut.
Kemeriahan acara ditambah dengan berbagai penampilan seni, seperti Jas Kembang dan Tari Saman oleh siswi MTsN 9 Jombang, serta hiburan musik dari Reto Band.
Acara ini menandai awal tahun yang penuh semangat baru bagi ASN Kemenag Jombang, dengan tekad kuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan, integritas, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.(san)
What's Your Reaction?



