Konfercab XVI NU Banyuwangi Tetapkan Ahmad Turmudzi–KH Fachruddin Manan sebagai Pimpinan PCNU 2026–2031
Banyuwangi, (afederasi.com) – Konferensi Cabang (Konfercab) XVI Nahdlatul Ulama (NU) Banyuwangi resmi menetapkan kepemimpinan baru Pengurus Cabang NU (PCNU) Banyuwangi untuk masa khidmat 2026–2031. Forum permusyawaratan tertinggi NU di tingkat cabang tersebut berlangsung dinamis dan berakhir hingga Kamis (8/1/2026) dini hari di Universitas Mukhtar Syafaat (UIMSYA), Kecamatan Blokagung.
Melalui mekanisme pemilihan yang berjalan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi, Ahmad Turmudzi ditetapkan sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi. Sementara posisi Rais Syuriah dipercayakan kepada KH Fachruddin Manan. Penetapan ini sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian agenda Konfercab XVI NU Banyuwangi.
Pemilihan Ketua Tanfidziyah menjadi salah satu agenda paling krusial dalam konferensi tersebut. Dua kandidat resmi, yakni Arif Fauzi dan Ahmad Turmudzi, bersaing memperebutkan amanah kepemimpinan PCNU Banyuwangi. Proses pemungutan suara dilakukan secara demokratis oleh 25 Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kabupaten Banyuwangi sebagai pemegang hak suara.
Berdasarkan hasil penghitungan suara, Ahmad Turmudzi berhasil meraih dukungan mayoritas dengan perolehan 16 suara. Sementara rivalnya, Arif Fauzi, mengantongi 9 suara. Dengan hasil tersebut, Ahmad Turmudzi dinyatakan sah sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi periode 2026–2031. Diketahui, Turmudzi saat ini juga mengemban amanah sebagai Kepala Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu.
Sementara itu, proses pemilihan Rais Syuriah berlangsung dengan nuansa berbeda. Sejumlah kiai sepuh yang masuk dalam bursa calon Rais Syuriah memperoleh jumlah suara yang sama pada tahap awal pemilihan. Kondisi tersebut kemudian disikapi dengan mengedepankan musyawarah mufakat sebagai solusi terbaik.
Mantan Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, KH Ali Makki Zaini, menjelaskan bahwa lima kiai yang masuk dalam penjaringan calon Rais Syuriah akhirnya mencapai kesepakatan bersama. Melalui musyawarah yang penuh khidmat, mereka secara bulat menunjuk KH Fachruddin Manan sebagai Rais Syuriah PCNU Banyuwangi.
“Alhamdulillah, kami berlima telah bermusyawarah dan sepakat menunjuk KH Fachruddin Manan sebagai Rais Syuriah PCNU Banyuwangi,” ujar Gus Makki saat menyampaikan hasil kesepakatan di hadapan peserta konferensi.
Dengan ditetapkannya Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah, Konfercab XVI NU Banyuwangi secara resmi menutup seluruh agenda persidangan. Kepengurusan baru PCNU Banyuwangi periode 2026–2031 diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi, menjaga khidmat jam’iyah, serta menjawab berbagai tantangan sosial dan keumatan di Banyuwangi ke depan. (ron/dn)
What's Your Reaction?



