Bentengi Pemuda dari Radikalisme, Bakesbangpol Tulungagung Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan
Kegiatan penguatan nilai-nilai kebangsaan ini diambil sebagai upaya strategis membangun karakter pemuda di tengah derasnya arus globalisasi dan tantangan digital yang kian kompleks.
Tulungagung, (afederasi.com) - Badan Kesatuan Bangsa koordinator Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan penguatan nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda di wilayah setempat, Kamis (12/3/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya strategis membangun karakter pemuda di tengah derasnya arus globalisasi dan tantangan digital yang kian kompleks.
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Tulungagung, Agus Prijanto Utomo, S.E., mengungkapkan bahwa dinamika perkembangan zaman saat ini membawa perubahan sosial yang sangat cepat. Meski kemajuan teknologi informasi memberikan banyak manfaat, namun di sisi lain juga menghadirkan ancaman serius bagi persatuan bangsa.
"Kita melihat munculnya fenomena penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga polarisasi sosial di ruang digital. Kondisi ini menjadi tantangan nyata bagi persatuan dan kesatuan kita," ujar Agus saat membuka acara tersebut di hadapan para tokoh pemuda dan peserta sosialisasi.
Agus menekankan bahwa generasi muda adalah aset strategis yang akan menentukan arah masa depan Indonesia. Oleh karena itu, menurutnya, kecerdasan intelektual saja tidak akan cukup tanpa dibarengi dengan integritas dan wawasan kebangsaan yang kokoh. Ia khawatir jika degradasi moral dan lunturnya pemahaman ideologi negara tidak segera ditangani, hal itu akan merusak kualitas generasi penerus di masa depan.
"Nilai kebangsaan bukan sekadar konsep teoretis. Hal ini harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, seperti menghargai perbedaan dan menjaga toleransi," tegasnya.
Lebih lanjut, Agus mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari lembaga pendidikan hingga tokoh masyarakat, untuk bersinergi dalam membimbing kaum muda. Ia berharap melalui edukasi ini, lahir pemuda-pemudi Tulungagung yang nasionalis dan mampu menjadi teladan di lingkungan mereka masing-masing.
"Kita ingin generasi muda Tulungagung tidak hanya kreatif, tapi juga memiliki kesadaran aktif dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat," imbuhnya.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan peserta dari berbagai elemen, mulai dari Karang Taruna, mahasiswa, pelajar, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), hingga berbagai organisasi dan tokoh pemuda di Kabupaten Tulungagung. Sinergi antarelemen pemuda ini diharapkan mampu memperkuat fondasi kebangsaan yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
Tak kalah penting acara tersebut menghadirkan narasumber berkompeten, yakni Danramil 0807/03 Kedungwaru, Kpt Inf Edi Mulyono, serta akademisi dari Universitas Bhinneka PGRI Tulungagung, Andreas Andrie Djatmiko, S.H., M.Hum. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Bakesbangpol berharap pesan nasionalisme dapat tersampaikan secara efektif dan aplikatif bagi generasi muda.(dn)
What's Your Reaction?



