Safari Ramadan PKB Jatim di Lamongan, Perkuat Konsolidasi dan Sosialisasi Muscab 2026
"Partai politik harus selalu hadir di tengah-tengah masyarakat secara langsung. Kehadiran kader tidak cukup hanya sebatas dekat, tetapi harus benar-benar terlibat dalam berbagai aktivitas sosial dan organisasi kemasyarakatan. Kita tidak boleh hanya muncul setiap lima tahun sekali," tegas Cak Thoriq di hadapan ratusan kader.
Lamongan, (afederasi.com) – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur terus memanaskan mesin partai di tengah kekhusyukan bulan suci Ramadhan. Melalui agenda Safari Ramadhan, PKB melakukan penguatan konsolidasi kader sekaligus menyosialisasikan mekanisme Musyawarah Cabang (Muscab) 2026 yang digelar di Aula YPP Ulil Albab Tikung, Selasa (10/3/2026).
Acara yang ini dihadiri oleh ratusan pengurus dari Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kabupaten Lamongan. Setiap DPAC mengirimkan delegasi sebanyak 10 orang pengurus inti untuk menyerap arahan strategis dari pimpinan wilayah.
Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur, Dr. H. Thoriqul Haq, yang akrab disapa Cak Thoriq, hadir langsung memimpin tim asistensi. Dalam orasi politiknya, ia menekankan bahwa eksistensi partai harus dirasakan masyarakat setiap hari, bukan hanya saat menjelang pemilu.
"Partai politik harus selalu hadir di tengah-tengah masyarakat secara langsung. Kehadiran kader tidak cukup hanya sebatas dekat, tetapi harus benar-benar terlibat dalam berbagai aktivitas sosial dan organisasi kemasyarakatan. Kita tidak boleh hanya muncul setiap lima tahun sekali," tegas Cak Thoriq di hadapan ratusan kader.
Selain memberikan suntikan motivasi, Cak Thoriq juga memaparkan persiapan Muscab PKB Lamongan yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Maret 2026. Ia berharap forum tersebut menjadi ruang dialektika yang sehat untuk mencapai mufakat.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPC PKB Lamongan, H. Abdul Ghofur, menyambut positif mekanisme Muscab yang telah ditetapkan. Ia menilai sistem yang ada saat ini sangat ideal untuk menjawab tantangan politik modern yang dinamis.
Ghofur secara khusus menyoroti pentingnya regenerasi di tubuh partai. Menurutnya, PKB Lamongan harus menjadi rumah yang nyaman bagi generasi muda, khususnya Generasi Z.
"Mekanisme Muscab kali ini sangat ideal. Saya mengajak seluruh struktur untuk menjaga soliditas. Kita harus memberi kesempatan kepada generasi muda untuk belajar dan mengambil peran. Gen-Z jangan hanya jadi simpatisan, tapi harus masuk ke struktur kepemimpinan melalui kaderisasi berkelanjutan," ujar Abdul Ghofur.
Lebih lanjut, Ghofur mematok target ambisius untuk Pemilu mendatang. Ia optimis PKB Lamongan mampu meningkatkan perolehan kursi legislatif dari 12 kursi menjadi 15 kursi.
Pelaksanaan Muscab 2026 dipastikan akan tampil berbeda. Ketua Pelaksana Muscab DPC PKB Lamongan, M. Freddy Wahyudi, menjelaskan bahwa sistem pemilihan kali ini lebih terstruktur dan sistematis berdasarkan instruksi Dewan Pengurus Pusat (DPP).
"Muscab kali ini berbeda karena sistemnya telah diatur secara sistematis oleh pusat. Peserta forum memiliki hak mengusulkan nama calon Ketua DPC. Usulan tersebut nantinya akan diverifikasi oleh DPW dan DPP untuk kemudian mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatuhan (UKK)," jelas Freddy.
Kegiatan Safari Ramadan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh kader untuk tetap berada dalam "Satu Barisan". Bulan Ramadan dijadikan momentum spiritual untuk melipatgandakan kemenangan dan memperkuat pengabdian kepada masyarakat Lamongan. (yan)
What's Your Reaction?



