Rp2,8 Triliun Digelontorkan, Wabup Gresik Dorong Percepatan Perbaikan Jalan 2026

16 Jan 2026 - 02:27
Rp2,8 Triliun Digelontorkan, Wabup Gresik Dorong Percepatan Perbaikan Jalan 2026
Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif saat membuka rapat evaluasi capaian kinerja DPUTR di hotel Aston Gresik, (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) — Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan komitmennya mempercepat perbaikan infrastruktur jalan sebagai penggerak utama mobilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif saat membuka Rapat Evaluasi Capaian Kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) di Hotel Aston Gresik, Rabu (14/01/2026).

Memasuki tahun anggaran 2026, Pemkab Gresik menempatkan percepatan perbaikan jalan sebagai agenda prioritas. Total anggaran infrastruktur mencapai Rp2,8 triliun, dengan Rp261 miliar di antaranya dialokasikan khusus untuk penanganan tujuh ruas jalan poros desa di Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng yang ditargetkan tuntas tahun ini.

“Jalan adalah tulang punggung aktivitas masyarakat dan pergerakan ekonomi. Karena itu, perbaikannya harus tepat sasaran dan berdampak langsung,” tegas dr. Alif sapaan akrab Wabup.

Ia menjelaskan, peningkatan kemantapan jalan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Sepanjang 2025, Dinas PUTR telah menangani perbaikan jalan sepanjang 22,257 kilometer di 37 titik menggunakan konstruksi beton, aspal, dan paving.

Pekerjaan tersebut meliputi peningkatan dan pelebaran jalan, rekonstruksi ruas, pembangunan jembatan baru, hingga perbaikan infrastruktur pendukung di Pulau Bawean.

dr. Alif menekankan pentingnya kolaborasi lintas perangkat daerah dalam menyukseskan program tersebut, khususnya dengan para camat yang memahami langsung kondisi wilayahnya.

“Masukan dari camat sangat krusial agar intervensi perbaikan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, penentuan prioritas perbaikan jalan juga berbasis partisipasi publik. Aduan masyarakat yang masuk melalui media sosial, kanal Lapor Gus, hingga layanan darurat 112 menjadi bahan pertimbangan dalam menetapkan ruas jalan yang ditangani.

Ia juga menegaskan bahwa Pemkab Gresik tidak menginginkan perbaikan jalan dilakukan secara parsial. “Jika harus diperbaiki, maka lakukan secara menyeluruh agar kualitas jalan benar-benar mantap dan berumur panjang,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman memberikan catatan evaluatif terhadap kinerja Dinas PUTR. 

Ia menilai perlunya penguatan sinergi dan manajemen waktu agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif dan sesuai target. Pemkab Gresik menargetkan seluruh ruas jalan kabupaten berada dalam kondisi mantap pada 2028.

" Untuk tahun 2026, fokus diarahkan pada ruas jalan super prioritas yang memiliki akses strategis dan dampak ekonomi tinggi bagi masyarakat," pungkasnya.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow