Ratusan Mahasiswa UNAIR Turun ke Desa di Gresik, Siap Kawal Program SDGs

06 Jan 2026 - 16:35
Ratusan Mahasiswa UNAIR Turun ke Desa di Gresik, Siap Kawal Program SDGs
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat memberikan arahan kepada ratusan mahasiswa Unair yang akan KKN-BBK di Gresik. ( Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah kembali ditunjukkan Universitas Airlangga (UNAIR). Sebanyak 718 mahasiswa UNAIR resmi diterjunkan dalam program Kuliah Kerja Nyata–Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) ke-7 di Kabupaten Gresik, Selasa (6/1/2026).

Penerjunan mahasiswa berlangsung di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, dan dihadiri langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani beserta jajaran Pemkab Gresik dan perwakilan UNAIR.

Pada tahun 2026 ini, KKN-BBK UNAIR mengusung tema Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai wujud kontribusi mahasiswa dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan. 

Program pengabdian masyarakat tersebut akan berlangsung selama hampir satu bulan, mulai 6 Januari hingga 2 Februari 2026, dan tersebar di empat kecamatan, yakni Bungah, Sidayu, Kebomas, dan Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap kehadiran mahasiswa KKN-BBK dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan daerah.

“Kami berharap program-program KKN-BBK ini selaras dengan isu strategis dan prioritas pembangunan Kabupaten Gresik tahun 2026, sehingga dapat membantu percepatan pembangunan daerah,” ujar Gus Yani sapaan akrab Bupati.

Sementara itu, Ketua Badan Penjamin Mutu Universitas Airlangga, Nurul Barizah, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik yang secara konsisten membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi.

“Program KKN-BBK bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Kami optimistis mahasiswa UNAIR dapat memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Gresik,” ungkapnya.

Nurul Barizah juga berpesan agar seluruh peserta KKN-BBK memanfaatkan masa pengabdian dengan sebaik-baiknya, menghormati nilai dan norma masyarakat setempat, serta menjaga nama baik pribadi dan almamater.

“Ada tiga hal utama yang harus dipegang mahasiswa, yakni belajar dan berbaur dengan masyarakat, berkontribusi secara aktif, serta menaati seluruh aturan dan norma yang berlaku,” pungkasnya.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow