Penarikan Masih Manual, Target PAD 2026 Rp760 Juta

23 Feb 2026 - 07:43
Penarikan Masih Manual, Target PAD 2026 Rp760 Juta
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pacitan, Nanang Hardwijono saat ditemui. (Foto: Feri/Afederasi)

Pacitan, (afederasi.com) – Dinas Perikanan Kabupaten Pacitan targetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 sebesar Rp760 juta. 

Target tersebut ditetapkan dengan upaya optimalisasi di sejumlah sektor retribusi, terutama dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pacitan, Nanang Hardwijono, mengatakan penetapan target tahun ini disertai langkah evaluasi internal dan penguatan koordinasi dengan jajaran di lapangan.

“Target PAD tahun 2026 sebesar Rp760 juta. Kami berupaya optimal, mulai dari rapat koordinasi dan komunikasi dengan teman-teman di dinas maupun di lapangan. Hal-hal yang kurang akan kami evaluasi,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

Sumber PAD terbesar masih bertumpu pada retribusi Tempat Pelelangan Ikan. Saat ini, Dinas Perikanan memiliki lima TPI, dengan kontribusi terbesar berasal dari TPI Tamperan. 

Selain itu, pendapatan juga bersumber dari sektor pembenihan dan budidaya ikan (PBI) yang dikelola di dua lokasi, yakni di Kucur dan Tulakan.

Nanang menjelaskan, sistem pemungutan retribusi saat ini masih dilakukan secara manual. Namun, pihaknya mulai mengarah pada digitalisasi sesuai arahan dan harapan dari Badan Keuangan Daerah (BKD).

“Untuk sistem pemungutan retribusi masih manual. Tapi dari hasil rapat dengan BKD, harapannya ke depan bisa melalui digitalisasi,” jelasnya.

Terkait potensi kebocoran PAD, ia mengakui sistem manual memiliki tantangan tersendiri. Karena itu, konsolidasi dengan petugas di lapangan terus dilakukan.

“Karena masih manual, kami tetap konsolidasi dengan para petugas di TPI dan lainnya. Bulan ini kami rencanakan bertemu langsung dengan petugas di lapangan untuk meninjau persoalan yang ada,” ungkapnya.

Sejauh ini, inovasi yang disiapkan masih difokuskan pada digitalisasi retribusi. 

Langkah tersebut diharapkan mampu meminimalkan potensi kebocoran sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan PAD di sektor perikanan.

Dengan evaluasi dan penguatan sistem yang dilakukan, Dinas Perikanan optimistis target PAD 2026 dapat tercapai sesuai rencana. (Feri)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow