Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Tulungagung Siagakan Personel Jaga Rumah Pemudik

Tak hanya fokus pada kepadatan lalu lintas, kepolisian juga memberikan atensi khusus terhadap pengamanan rumah-rumah kosong yang ditinggal para pemudik.

12 Mar 2026 - 05:42
Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Tulungagung Siagakan Personel Jaga Rumah Pemudik
Upacara gelar pasukan sebagai tanda di mulainya Operasi Ketupat Semeru 2026 (deny/afederasi.com)

Tulungagung, (afederasi.com) – Polres Tulungagung resmi memulai Operasi Ketupat Semeru 2026 untuk mengawal kelancaran arus mudik sekaligus menjamin keamanan wilayah selama masa libur Idul Fitri 1447 H. Tak hanya fokus pada kepadatan lalu lintas, kepolisian juga memberikan atensi khusus terhadap pengamanan rumah-rumah kosong yang ditinggal para pemudik.

Kapolres Tulungagung, AKBP Ihram Kustarto, menjelaskan bahwa operasi kemanusiaan ini dijadwalkan berlangsung selama 13 hari ke depan dengan melibatkan 397 personel gabungan.

"Operasi Ketupat Semeru akan dimulai sejak Jumat, 13 Maret 2026, bersama personel gabungan lintas sektoral," ujar AKBP Ihram usai mematangkan persiapan operasi, Kamis (12/3/2026).

Untuk mendukung mobilitas masyarakat, Polres Tulungagung telah mendirikan satu Pos Pelayanan terpadu di GOR Lembu Peteng. Selain itu, empat Pos Pengamanan juga disebar di sejumlah titik strategis, yakni di Kecamatan Besuki, Kecamatan Bandung, Terminal Gayatri, serta Simpang Empat Cuiri. Penempatan pos-pos ini bertujuan untuk memastikan respon cepat terhadap kendala yang dihadapi pemudik di jalur utama maupun jalur wisata.

Di sisi keamanan lingkungan, AKBP Ihram menginstruksikan seluruh Kapolsek di jajarannya untuk proaktif mendata rumah warga yang kosong karena ditinggal pulang kampung. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif guna menekan potensi tindak kriminalitas, khususnya pencurian spesialis rumah kosong.

"Setelah didata, kami tugaskan personel Pam Swakarsa untuk melakukan patroli berkala," tegasnya.

Kapolres Ihram juga menekankan pentingnya peran Kapolsek dalam memetakan jumlah warga yang melakukan mudik di wilayah masing-masing. Dengan pengawasan yang terukur, kepolisian berharap masyarakat tidak lagi merasa was-was saat meninggalkan aset berharga mereka untuk merayakan Lebaran di kampung halaman.

Komitmen ini ditegaskan sebagai bentuk pelayanan prima Polri agar euforia hari raya tidak terganggu oleh masalah keamanan. "Masyarakat bisa mudik dengan nyaman tanpa perlu khawatir meninggalkan rumah, karena personel kami siap berpatroli secara rutin," tutup AKBP Ihram.(dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow