Menkop RI Beri Penghargaan Bupati Lamongan Pembina Koperasi Andalan Jatim 2026

"Alhamdulillah, hari ini kami mendapatkan apresiasi sebagai Pembina Koperasi Andalan di Jawa Timur. Ini menunjukkan bahwa peran koperasi di Lamongan semakin menguat, kualitas tata kelolanya juga semakin baik, sehat, dan maju. Manfaatnya pun semakin nyata dirasakan oleh masyarakat," ujar Pak Yes usai menerima penghargaan.

21 Jul 2026 - 21:23
Menkop RI Beri Penghargaan Bupati Lamongan Pembina Koperasi Andalan Jatim 2026
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Menkop Ri Ferry Juliantono, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan jajaran kepala daerah penerima penghargaan saat menerima piala dan piagam Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026 pada Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Jawa Timur di Pamekasan. Selasa (21/7/2026). (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Komitmen Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam memajukan sektor ekonomi kerakyatan kembali mendapat apresiasi tingkat provinsi. Pria yang akrab disapa Pak Yes ini resmi dianugerahi penghargaan sebagai Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur Tahun 2026.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia (Menkop RI), Ferry Juliantono, dalam gelaran Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Provinsi Jawa Timur yang berlangsung di Kabupaten Pamekasan, Selasa (21/7/2026).

Penghargaan ini diraih berkat keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan dalam membina, memajukan, serta memperkuat kelembagaan koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) secara konsisten dan berkelanjutan.

Berdasarkan data Online Data System (ODS), tercatat sebanyak 1.868 koperasi di Lamongan aktif melaksanakan dan melaporkan Rapat Anggota Tahunan (RAT) selama kurun waktu tiga tahun terakhir. Berbagai kelompok koperasi tumbuh subur dan produktif, mulai dari Koperasi Wanita, KDKMP, KSP/KSPPS, Koperasi Tani, KPRI, Koppontren, hingga KUD.

Tak hanya secara kuantitas, dari sisi kinerja keuangan pun mengalami lonjakan signifikan. Pada tahun 2025, total nilai pendapatan/penerimaan dari penjualan atas jasa koperasi di Lamongan menembus angka Rp814 miliar, naik dibanding tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp794 miliar.

Selain itu, Pemkab Lamongan juga masif melakukan percepatan pembentukan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga pertengahan 2026, sebanyak 264 gerai KDKMP telah rampung dibangun, di mana 90 gerai di antaranya sudah aktif beroperasi melayani kebutuhan masyarakat desa.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan rasa syukur atas apresiasi yang diberikan oleh pemerintah pusat dan Provinsi Jawa Timur tersebut.

"Alhamdulillah, hari ini kami mendapatkan apresiasi sebagai Pembina Koperasi Andalan di Jawa Timur. Ini menunjukkan bahwa peran koperasi di Lamongan semakin menguat, kualitas tata kelolanya juga semakin baik, sehat, dan maju. Manfaatnya pun semakin nyata dirasakan oleh masyarakat," ujar Pak Yes usai menerima penghargaan.

Pak Yes menegaskan, penguatan sektor koperasi ini berdampak langsung pada akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah. Tercatat, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lamongan tumbuh positif mencapai 5,90 persen pada tahun 2025 (Year-on-Year), dan melesat hingga 10,79 persen (Quarter-to-Quarter) pada triwulan I tahun 2026.

Lebih lanjut, Pak Yes mengajak seluruh insan koperasi di Lamongan untuk terus berinovasi dan menjaga tata kelola yang profesional.

"Sebagaimana yang disampaikan Ibu Gubernur Khofifah, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada Triwulan I ini meningkat pesat, dan 60 persennya disokong oleh kontribusi koperasi serta UMKM. Begitu juga di Lamongan. Maka mari kita jaga bersama dengan menguatkan solidaritas dan meningkatkan tata kelola agar koperasi kita semakin profesional dan modern," pungkasnya. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow