Lapor Rakyatku: Gebrakan Setahun Kepemimpinan Rio-Ulfi Bikin Investasi Situbondo Tembus Rp1 Triliun
Bupati Rio mengakui bahwa tahun pertama masa jabatannya bukanlah perjalanan yang mudah. Ia memaparkan sejumlah hantaman mulai dari kebijakan efisiensi anggaran nasional hingga bencana banjir bandang yang sempat menguji ketahanan daerah.
Situbondo, (afederasi.com) – Ribuan masyarakat memadati kawasan Alun-Alun Situbondo pada Minggu (1/3/2026) sore. Kehadiran massa ini bukan sekadar untuk mengikuti buka puasa bersama, melainkan menghadiri agenda "Lapor Rakyatku", sebuah forum terbuka refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Ulfiyah.
Momentum setahun menjabat sejak dilantik pada 20 Februari 2025 ini dimanfaatkan pasangan yang akrab disapa Mas Rio dan Mba Ulfi untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban langsung di hadapan publik. Suasana cair dan dialogis tampak menyelimuti forum yang mengusung tema "Situbondo Naik Kelas" tersebut.
Dalam orasinya, Bupati Rio mengakui bahwa tahun pertama masa jabatannya bukanlah perjalanan yang mudah. Ia memaparkan sejumlah hantaman mulai dari kebijakan efisiensi anggaran nasional hingga bencana banjir bandang yang sempat menguji ketahanan daerah. Namun, ia menegaskan bahwa roda pelayanan publik tidak boleh berhenti meski kondisi fiskal sedang dinamis.
"Di tengah tantangan pemangkasan anggaran, saya berterima kasih kepada ASN yang tetap menjadi pelayan terbaik," ujar Mas Rio di atas panggung utama.
Ia menjelaskan bahwa kunci keberhasilan setahun terakhir adalah sinergi antara pemerintah dan warga. Fokus utama mereka tertuang dalam 11 program prioritas yang menyentuh akar rumput, mulai dari penguatan sektor pertanian dan perikanan hingga layanan kesehatan gratis dan beasiswa pendidikan. Tak hanya itu, sektor kesejahteraan pegawai juga diperhatikan melalui pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK paruh waktu.
"Pelayanan publik dan pembangunan tetap harus berjalan maksimal bagi masyarakat," tegasnya singkat namun lugas.
Capaian di sektor ekonomi makro menjadi sorotan utama dalam laporan tersebut. Sepanjang tahun 2025, Situbondo mencatatkan lonjakan realisasi investasi yang sangat signifikan, yakni meroket dari Rp590 miliar pada tahun sebelumnya menjadi Rp1,04 triliun. Pertumbuhan ekonomi daerah pun stabil di angka 5,28 persen dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terkerek naik ke angka Rp320,97 miliar.
"Investasi kita melonjak signifikan menjadi Rp1,04 triliun pada 2025," tutur Rio disambut tepuk tangan warga.
Sektor pariwisata juga tidak luput dari sentuhan perubahan melalui digitalisasi destinasi Pantai Pasir Putih dan pengembangan kawasan heritage Besuki. Di sisi lain, perbaikan infrastruktur terus dikebut melalui rehabilitasi puluhan sekolah, pembangunan rumah layak huni, hingga perluasan jaringan penerangan jalan umum di berbagai titik strategis.
Data menunjukkan angka kemiskinan kini berada di posisi 11,17 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan hingga ke level 3,02 persen. Angka-angka ini disebut Rio sebagai fondasi kuat untuk melangkah ke tahun-tahun berikutnya dengan optimisme tinggi.
Menutup laporannya, Mas Rio menegaskan bahwa kritik dan masukan dari masyarakat adalah bahan bakar utama bagi pemerintahannya. Ia berkomitmen untuk terus menjaga transparansi dan komunikasi dua arah agar setiap kebijakan yang diambil tetap berpihak pada kepentingan rakyat kecil.
"Kritik dan partisipasi masyarakat akan selalu menjadi energi bagi kami," pungkasnya menutup sambutan.(vya/dn)
What's Your Reaction?



