Konvoi Pemuda Ricuh di Gresik Selatan, Tiga Remaja Jadi Korban Pengeroyokan

Anggota masih melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, baik di Driyorejo maupun Menganti. Selain memeriksa saksi, kami juga mengumpulkan bukti. Untuk di Menganti, situasi sudah kondusif setelah dilakukan penertiban oleh Polsek,” jelasnya.

20 Apr 2026 - 14:34
Konvoi Pemuda Ricuh di Gresik Selatan, Tiga Remaja Jadi Korban Pengeroyokan
Tiga korban pengeroyokan alami luka dalam mendapat perawatan tim medis (Istimewa/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Aksi konvoi sekelompok pemuda berubah menjadi kericuhan brutal di wilayah Gresik Selatan, Minggu (19/04/2026). Insiden yang terjadi di dua lokasi berbeda, yakni Kecamatan Driyorejo dan Menganti, mengakibatkan sedikitnya tiga remaja mengalami luka-luka setelah diduga menjadi korban pengeroyokan.

Peristiwa pertama terjadi di simpang empat Karangandong, Desa Karangandong, Kecamatan Driyorejo sekitar pukul 13.30 WIB. Tiga korban yang berboncengan sepeda motor saat itu melintas dari arah timur dan hendak menyeberang jalan.

Namun nahas, di waktu bersamaan mereka berpapasan dengan rombongan konvoi pemuda yang melaju dari arah utara ke selatan. Tanpa diduga, salah satu anggota rombongan menghadang dan memicu aksi kekerasan.

Korban langsung diserang secara membabi buta hingga terjatuh dari sepeda motor. Tidak hanya dipukul, kendaraan korban juga dirusak kunci kontak dicabut, motor ditendang, bahkan dilempari batu oleh para pelaku.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu segera memberikan pertolongan, sementara rombongan pelaku melarikan diri ke arah selatan.

Tiga korban masing-masing berinisial SR (19), RP (17), dan RW (17) kemudian dilarikan ke Puskesmas Pembantu Karangandong untuk mendapatkan perawatan medis.

Kericuhan tak berhenti di lokasi pertama.

Rombongan yang sama diduga kembali membuat onar di Jalan Mojotengah, Kecamatan Menganti. Dalam video yang beredar, terlihat para pemuda berlarian di tengah jalan, memicu kepanikan dan mengganggu arus lalu lintas.

Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Arya Wijaya membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihak kepolisian langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Benar, saat ini masih penyelidikan,” ujar AKP Arya. Senin (20/06/2026).

AKP Arya menambahkan, petugas kini tengah melakukan olah tempat kejadian perkara di dua lokasi sekaligus, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku.

“Anggota masih melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, baik di Driyorejo maupun Menganti. Selain memeriksa saksi, kami juga mengumpulkan bukti. Untuk di Menganti, situasi sudah kondusif setelah dilakukan penertiban oleh Polsek,” jelasnya.

Polisi kini terus mendalami motif serta mengidentifikasi para pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow