Usung Tema Hambeking Bumi, Pemkab Trenggalek Gelar Sayembara Logo Hari Jadi ke-832

Pemkab Trenggalek gelar sayembara logo Hari Jadi ke-832 berhadiah jutaan rupiah. Usung tema Hambeking Bumi dan larang keras penggunaan AI.

22 Jul 2026 - 20:26
Usung Tema Hambeking Bumi, Pemkab Trenggalek Gelar Sayembara Logo Hari Jadi ke-832
Yusuf Dharminto Pj Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Trenggalek saat di konfirmasi (suparni/afederasi.com)

Trenggalek, (afederasi.com) — Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggelar sayembara pembuatan logo untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Trenggalek ke-832 yang jatuh pada 31 Agustus mendatang. Ajang ini terbuka bagi seluruh masyarakat umum untuk menyalurkan kreativitas mereka.

​Penjabat (Pj) Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Trenggalek, Yusuf Dharmito, mengatakan bahwa jumlah pendaftar masih tergolong landai sejak dibukakan secara umum.

​"Setelah kita pantau sampai hari ini, Rabu (22/7/2026), yang sudah mendaftar ada sekitar 15 peserta," ujar Yusuf.

​Meski demikian, pihaknya memperkirakan jumlah pendaftar akan meningkat tajam menjelang batas akhir pendaftaran. Yusuf menyebutkan, tenggat waktu penutupan pendaftaran ditetapkan pada 23 Juli 2026 pukul 00.00 WIB.

​Yusuf berharap ajang ini dapat menjadi ruang bagi masyarakat Trenggalek untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus berpartisipasi langsung dalam perayaan hari jadi daerah. Tahun ini, kata dia, panitia mengusung tema khusus.

​"Untuk tema Hari Jadi Trenggalek tahun ini adalah Hambeking Bumi," terangnya.

​Ia menjelaskan, melalui tema tersebut Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengajak masyarakat agar tidak melupakan jati diri daerah. Filosofi tersebut menyiratkan pesan agar warga senantiasa mencintai lingkungan dan menjaga kerukunan antarsesama.

​Guna menjaga kualitas karya, panitia menerapkan aturan ketat. Yusuf menegaskan bahwa seluruh karya peserta wajib murni hasil kreativitas sendiri dan bebas dari penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

​"Sebagai persyaratan utama, tidak berbau AI," tegasnya.

​Terkait proses penilaian, Yusuf memaparkan bahwa pihaknya telah menyiapkan tim khusus untuk menyaring karya terbaik. Sebanyak sepuluh karya besar nantinya akan dinilai oleh tiga tim juri.

​"Sedangkan untuk tiga besar, apakah karyanya sesuai dengan tema Hambeking Bumi, itu nanti yang menentukan Bupati Trenggalek," imbuhnya.

​Pemerintah Kabupaten Trenggalek juga telah menyiapkan apresiasi berupa uang pembinaan bagi para pemenang. Juara pertama akan membawa pulang hadiah sebesar Rp3 juta, juara kedua Rp2 juta, dan juara ketiga mendapatkan Rp1 juta.

​"Deadline kita itu pada tanggal 30 Juli 2026, logo ini diharapkan sudah harus di-launching sebelum bulan Agustus," pungkasnya.(pb/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow