Durenan dan Kelutan Jadi Titik Krusial, Simak Rute Alternatif Lebaran Ketupat Trenggalek 2026
Langkah rekayasa diambil untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan yang terlalu panjang di jalur utama tersebut.
Trenggalek, (afederasi.com) – Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek bergerak cepat memetakan strategi guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang perayaan Lebaran Ketupat atau Kupatan. Mengingat tradisi tahunan ini kerap memicu kepadatan di jalur nasional, skema rekayasa lalu lintas disiapkan secara komprehensif di sejumlah titik krusial.
Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, melalui Kasatlantas AKP Sony Suhartanto mengungkapkan bahwa konsentrasi pengamanan akan berfokus pada dua titik utama, yakni wilayah Durenan dan Kelutan. Perayaan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026 ini diprediksi akan menyedot volume kendaraan yang besar.
"Kedua titik ini bersinggungan langsung dengan jalan nasional yang merupakan urat nadi perekonomian," ujar AKP Sony dalam keterangannya. Ia menegaskan bahwa langkah rekayasa diambil untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan yang terlalu panjang di jalur utama tersebut.
Dalam skema di wilayah Durenan, arus kendaraan dari arah Tulungagung menuju Trenggalek atau Ponorogo akan dialihkan melalui simpang tiga Bu Sur. Pengendara diminta mengikuti papan petunjuk hingga tembus di simpang empat Kedunglurah. Sementara itu, arus dari arah sebaliknya tetap normal, namun bagi yang menuju arah Bandung atau wisata Watulimo, disarankan melalui simpang empat Kedunglurah atau simpang tiga Pertanian.
Situasi serupa juga disiapkan di ruas jalan Kelutan. Kendaraan yang hendak menuju Tulungagung diarahkan untuk berbelok kanan di SPBU Nglongsor menuju simpang empat Karangan, kemudian mengambil arah Jarakan sebelum akhirnya menuju Tulungagung. Alternatif lainnya, pengendara bisa melaju lurus dari SPBU Nglongsor menuju simpang empat Nirwana hingga keluar di simpang empat Bendorejo.
"Kami sudah menyiapkan papan petunjuk di setiap titik lengkap dengan personel di lapangan," terang AKP Sony. Kehadiran petugas di setiap simpul jalan tersebut bertujuan untuk memudahkan pengendara, terutama bagi mereka yang datang dari luar kota dan membutuhkan informasi rute.
Guna memastikan arus tetap mengalir, Polres Trenggalek juga menyiagakan tim urai khusus yang bertugas memecah kepadatan secara mobile. Petugas di lapangan memiliki wewenang untuk melakukan diskresi kepolisian jika terjadi antrean panjang, termasuk dengan mengambil alih fungsi lampu lalu lintas melalui pengaturan manual.
AKP Sony mengklaim metode pengaturan manual ini cukup efektif untuk mempercepat laju kendaraan di tengah kepadatan tinggi. Sebagai penutup, ia berpesan agar masyarakat tetap mengutamakan keselamatan selama merayakan hari kemenangan tersebut. "Kami imbau pengendara senantiasa menaati aturan dan mematuhi arahan petugas di lapangan," pungkasnya.(pb/dn)
What's Your Reaction?



