Jebakan Tikus Listrik Kembali Menelan Korban Jiwa, Petani di Benjeng Gresik Tewas Tersengat
“Korban meninggal akibat tersengat aliran listrik dari perangkat jebakan yang dipasang sendiri di sawah,” jelasnya.
Gresik, (afederasi.com) - Penggunaan jebakan tikus beraliran listrik kembali memakan korban jiwa di Kabupaten Gresik. Meski sudah berulang kali menimbulkan insiden fatal, praktik berbahaya ini masih terus digunakan oleh petani.
Terbaru, seorang petani di Kecamatan Benjeng harus meregang nyawa setelah tersengat listrik dari jebakan yang dipasangnya sendiri di area persawahan.
Korban diketahui bernama Suwadi (61), warga Desa Munggugebang, Kecamatan Benjeng. Ia ditemukan meninggal dunia di sawah miliknya pada Jumat malam (17/04/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Kapolsek Benjeng AKP Hendrawan menjelaskan, peristiwa tragis itu bermula saat korban hendak memasang jebakan tikus dengan memanfaatkan aliran listrik dari accu di area persawahannya.
Namun nahas, saat proses pemasangan, korban diduga tersengat arus listrik hingga tergeletak di pinggir sawah.
“Saksi yang juga petani melihat korban sudah dalam kondisi tergeletak. Saat diperiksa, korban diketahui sudah meninggal dunia,” ujar AKP Hendrawan, Minggu (19/04/2026).
Mengetahui kejadian tersebut, warga segera melaporkan ke perangkat desa yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.
Petugas Polsek Benjeng bersama tim medis dari Puskesmas Metatu langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Berdasarkan hasil visum luar dan olah tempat kejadian perkara (TKP), korban dipastikan meninggal dunia akibat sengatan listrik dari jebakan tikus yang dipasangnya sendiri menggunakan daya dari accu.
“Korban meninggal akibat tersengat aliran listrik dari perangkat jebakan yang dipasang sendiri di sawah,” jelasnya.
Pihak keluarga korban menerima peristiwa ini sebagai musibah. Mereka juga telah membuat surat pernyataan tidak menuntut pihak mana pun serta menolak dilakukan autopsi lebih lanjut.
“Pihak keluarga menerima sebagai musibah dan tidak menuntut serta menolak autopsi dalam,” pungkas AKP Hendrawan.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus serupa di Kabupaten Gresik. Sebelumnya, insiden petani tersengat listrik dari jebakan tikus juga terjadi di wilayah Kecamatan Dukun dalam waktu yang belum lama berselang.
Kejadian berulang ini menjadi peringatan keras bagi para petani agar tidak lagi menggunakan jebakan tikus beraliran listrik yang terbukti berbahaya dan berpotensi merenggut nyawa.(frd)
What's Your Reaction?



