Dua Anggota Polda Sumbar Jadi Korban Erupsi Gunung Marapi, Diduga Sedang Liburan

Dua anggota Polda Sumatera Barat menjadi korban erupsi Gunung Marapi (2.982 mdpl) yang terjadi pada Minggu (3/12/2023).

06 Dec 2023 - 07:25
Dua Anggota Polda Sumbar Jadi Korban Erupsi Gunung Marapi, Diduga Sedang Liburan
Pendaki yang terjebak erupsi Gunung Marapi ditemukan dalam kondisi tubuh penuh luka bakar. [Dok.Istimewa]

Sumatra Barat, (afederasi.com) - Dua anggota Polda Sumatera Barat menjadi korban erupsi Gunung Marapi (2.982 mdpl) yang terjadi pada Minggu (3/12/2023).

Kapolda Sumbar, Inspektur Jenderal Polisi Suharyono, mengungkapkan bahwa keduanya diduga sedang liburan saat bencana itu terjadi.

"Saya nyatakan ada, memang ada dan polisi kan manusia juga, mungkin ingin liburan juga," kata Kapolda Sumbar di Bukittinggi seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com pada Selasa (5/12/2023) kemarin. 

Pernyataan tersebut disampaikan Suhartoyo di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Kota Bukittinggi, yang ditetapkan sebagai lokasi identifikasi para korban erupsi Gunung Marapi. Kedua polisi yang menjadi korban bertugas di Direktorat Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polda Sumbar.

Diduga, kedua anggota itu berangkat mendaki Gunung Marapi tanpa izin langsung dari pimpinan. Kapolda Sumbar menduga keduanya naik gunung dalam kondisi lepas dinas, mengingat erupsi terjadi pada Minggu (3/12), sedangkan diperkirakan mereka menaiki gunung pada Sabtu (2/12).

"Saya tidak tahu berangkatnya kapan, tapi yang pasti itu Sabtu (2/12) malam Minggu. Jadi, ini mungkin mengambil waktu libur," kata Kapolda seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Evakuasi dan Pencarian Anggota Polisi Korban Erupsi Gunung Marapi

Kapolda Sumbar, Irjen Suharyono, menyampaikan bahwa satu anggota polisi berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan telah mendapatkan perawatan intensif hingga diizinkan kembali ke rumah. Namun, satu anggota polisi lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

"Yang jelas, orang tua dari anggota tersebut saat ini masih menunggu di rumah sakit," katanya seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Kapolda Sumbar mengajak masyarakat untuk mendoakan para korban yang belum ditemukan, termasuk satu personel dari Polda Sumbar, agar bisa segera ditemukan dan dievakuasi.

Posko DVI Didirikan oleh Polda Sumbar untuk Korban Erupsi Gunung Marapi

Sebelumnya, Polda Sumatera Barat telah membentuk pos Disaster Victim Identification (DVI) di Kantor Wali Nagari Batu Palamo, Kabupaten Agam. Posko ini bertujuan untuk membantu para korban yang terdampak erupsi Gunung Marapi dan mempercepat proses identifikasi korban. (mg-1/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow