Diduga Overheat Baterai, Mobil Listrik Hyundai Kona Hangus Terbakar

Dugaan sementara karena adanya overheat pada kendaraan, tetapi untuk penyebab pasti masih dalam proses pendalaman pihak kepolisian,” jelasnya.

22 Apr 2026 - 15:32
Diduga Overheat Baterai, Mobil Listrik Hyundai Kona Hangus Terbakar
Petugas Damkarla Gresik berupaya memadamkan kobaran api yang membakar mobil listrik di Jalan Mayjen Sungkono Kebomas Gresik (Istimewa/Gresik)

Gresik, (afederasi.com) – Sebuah mobil listrik jenis Hyundai Kona terbakar di Jalan Mayjen Sungkono, Desa Gulomantung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Rabu (22/04/2026) siang. Kebakaran diduga dipicu overheat pada baterai, memunculkan percikan api yang dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.20 WIB saat pemilik kendaraan, Alex, tengah mengemudi. Ia mengaku sempat melihat indikator baterai melemah (low battery), sebelum sekitar 10 menit kemudian muncul peringatan overheat pada kendaraan.

Tak lama berselang, percikan api muncul dan langsung membesar hingga membakar bagian mobil. Alex kemudian menghentikan kendaraan dan berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Api tetap menyala dan terus membesar, sehingga ia segera melaporkan kejadian itu ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Gresik.

Petugas Damkar menerima laporan pukul 11.20 WIB dan langsung bergerak lima menit kemudian dengan mengerahkan dua unit kendaraan dari Pos Kota.

Tim tiba di lokasi pukul 11.37 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Setelah berjibaku sekitar setengah jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 12.15 WIB.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik, Suyono, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan tidak ada korban dalam insiden itu.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka. Api berhasil dipadamkan dan tidak ditemukan lagi titik api di lokasi,” ujarnya.

Suyono menambahkan, dugaan awal kebakaran mengarah pada gangguan pada sistem kendaraan, namun pihaknya tetap menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

“Dugaan sementara karena adanya overheat pada kendaraan, tetapi untuk penyebab pasti masih dalam proses pendalaman pihak kepolisian,” jelasnya.

Suyono juga mengimbau masyarakat, khususnya pengguna kendaraan listrik, untuk selalu memperhatikan kondisi kendaraan dan segera melakukan pengecekan jika muncul indikator peringatan.

“Jika ada tanda-tanda gangguan seperti overheat atau baterai bermasalah, sebaiknya segera dihentikan dan diperiksa untuk menghindari risiko kebakaran,” tegasnya.

Peristiwa ini menambah jumlah kejadian kebakaran di Kabupaten Gresik sepanjang April 2026 yang kini tercatat mencapai 11 kasus.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow