Bupati Jombang Warsubi Saluran Alsitan

05 Jan 2026 - 07:27
Bupati Jombang Warsubi Saluran Alsitan
Bupati Jombang H Warsubi.SH.M.Si didampingi Wakil Bupati Jombang Gus Salman, Forkompinda Jombang dan Kepala Dinas Pertanian Jombang saat penyerahan bantuan alsintan di halaman dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Senin (05/01/2026). (Foto: Istimewa)

Jombang, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menegaskan komitmennya sebagai penopang ketahanan pangan nasional dengan menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) senilai miliaran rupiah dari APBN Kementerian Pertanian RI.

Penyerahan simbolis dipimpin langsung oleh Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si, didampingi Wakil Bupati Gus Salmanudin di halaman Dinas Pertanian setempat, Senin (05/01/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menekankan bahwa di tengah penyusutan tenaga kerja sektor pertanian, teknologi mekanisasi menjadi kebutuhan pokok untuk menjaga produktivitas.

“Alsintan kini adalah kebutuhan utama, bukan pilihan lagi. Tujuannya jelas: mempersingkat waktu olah tanah, mempercepat masa tanam, dan memungkinkan panen serempak. Kita mendorong usaha tani yang efisien dan produktif,” tegas Bupati Warsubi.

Bantuan yang diserahkan meliputi:

1.Traktor Roda 4 (Ishoku Istr 504) untuk Gapoktan Mojokrapak, Poktan Dunglempuk, dan Gapoktan Tampingmojo di Kecamatan Tembelang.

2. Traktor Roda 2 (Quick G1000) untuk Gapoktan Manunggal di Kecamatan Ngusikan.

Bupati berpesan agar alat tersebut dikelola secara kolektif melalui kelompok tani (Gapoktan/UPJA) dan dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan petani.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Jombang, Ir. Muchammad Rony, M.M., membeberkan prestasi gemilang sepanjang 2025. Bantuan alsintan yang telah disalurkan dari APBN, APBD Jatim, dan APBD Jombang sangat masif, mencakup:

1) 40 unit Traktor Roda 4

2) 34 unit Traktor Roda 2

3) 14 unit Drone Sprayer

4) 9 unit Rice Transplanter

5) 12 unit Rotavator

6) 51 unit Pompa air 

7) 194 unit Hand Sprayer 

“Hasilnya konkret. Jombang kini menduduki peringkat ke-8 penghasil padi di Jawa Timur, naik satu tingkat. Produktivitas tebu juga bertengger di posisi ke-5 se-Jatim,” papar Rony bangga.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) membuktikan kemajuan pesat ini. Produksi beras Kabupaten Jombang melonjak dari 197.646 ton (2024) menjadi 257.942 ton pada 2025. Dengan angka konsumsi beras 149.237 ton, Jombang mencatat surplus beras 108.705 ton, meningkat lebih dari dua kali lipat dari surplus tahun 2024 yang sebesar 49.342 ton.

Kesuksesan ini ditopang oleh program-program strategis seperti Luas Tambah Tanam (LTT) yang mencapai 86.701 hektar (melebihi target), Optimasi Lahan (OPLAH), dan Program Brigade Pangan (BP) yang telah membentuk 17 unit untuk petani milenial.

Pemkab juga meluncurkan inisiatif “1 Dusun 1 Wirausaha Baru” fokus pada budidaya nilam dan penangkaran benih, serta memperkuat pola kemitraan “Bapak Asuh” dengan melibatkan sektor swasta seperti CV. AFCO untuk penyerapan gabah dan pengembangan pertanian organik.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda (Kapolres, Sekda), organisasi tani seperti HKTI dan Tani Muda Indonesia,Papera Jombang serta perwakilan dunia usaha, mencerminkan kolaborasi multipihak dalam mengukuhkan Jombang sebagai lumbung pangan nasional. (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow