10 Kontainer Solar Glass Diekspor ke India, KEK Gresik Perkuat Rantai Pasok Energi Terbarukan

Ekspor perdana produk solar glass dari PT Xinyi Solar Indonesia resmi dilaksanakan pada awal Maret 2026. Sebanyak 10 kontainer diberangkatkan dari Kawasan Ekonomi Khusus Gresik dengan tujuan India dan menghasilkan devisa lebih dari Rp1,9 miliar.

04 Mar 2026 - 18:28
10 Kontainer Solar Glass Diekspor ke India, KEK Gresik Perkuat Rantai Pasok Energi Terbarukan
Produk Dolar Glass PT Xinyi di kawasan KEK Gresik yang secara resmi diekspor perdana ke India (Istimewa/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Ekspor perdana produk solar glass dari PT Xinyi Solar Indonesia resmi dilaksanakan pada awal Maret 2026. Sebanyak 10 kontainer diberangkatkan dari Kawasan Ekonomi Khusus Gresik dengan tujuan India dan menghasilkan devisa lebih dari Rp1,9 miliar.

Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara Kantor Bea dan Cukai Gresik bersama Administrator KEK Gresik dalam memastikan proses kepabeanan serta pemanfaatan fasilitas kawasan berjalan cepat, tepat, dan sesuai ketentuan.

Kepala Kantor Bea Cukai Gresik, Asep Munandar, menegaskan bahwa ekspor perdana tersebut bukan hanya capaian perusahaan, tetapi juga menjadi indikator pertumbuhan ekonomi kawasan serta dukungan terhadap proyek strategis nasional di KEK JIIPE.

“Kami memandang investasi dan ekspor ini sebagai bagian dari penguatan ekosistem industri di Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE, salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berperan sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. Bea Cukai hadir untuk memastikan fasilitas kepabeanan mendukung percepatan realisasi proyek strategis nasional secara optimal dan akuntabel,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Administrator KEK Gresik, Ibnu Sina, menyampaikan apresiasi kepada Bea Cukai Gresik atas dukungan yang diberikan. Ia menilai kolaborasi solid antarinstansi menjadi kunci dalam menciptakan kepastian layanan bagi pelaku usaha di kawasan.

Ibnu menjelaskan, dari lima klasterisasi industri di KEK Gresik, PT Xinyi Solar Indonesia masuk dalam Klaster Industri Manufaktur dan Energi Terbarukan. Klaster ini melengkapi sektor lainnya seperti Klaster Industri Hilirisasi Mineral yang sebelumnya diisi oleh PT Freeport Indonesia.

Ekspor perdana ini menjadi bukti nyata peran KEK Gresik sebagai pusat investasi baru, pendorong pertumbuhan ekonomi nasional, serta sarana pemerataan pembangunan industri di daerah. Selain itu, keberadaan industri solar glass juga memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global energi terbarukan.

Masuknya investasi industri hijau di KEK Gresik dinilai sebagai kontribusi konkret terhadap pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan transformasi struktur industri nasional menuju ekonomi berbasis teknologi dan energi bersih.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow