Unit Pengumpul Zakat Kemenag Jombang Salurkan Bantuan

08 Apr 2026 - 14:13
Unit Pengumpul Zakat Kemenag Jombang Salurkan Bantuan
Kepala Kemenag Kabupaten Jombang, Muhajir,saat menyalurkan bantuan dalam kegiatan Tasyaruf ZIS BAZNAS Kabupaten Jombang melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang, di Aula MIN 5 Jombang, Selasa (7/4/2026), (Foto:Istimewa)

Jombang, (afederasi.com) – Sebanyak 136 siswa kurang mampu dengan kriteria yatim dan dhuafa dari lima Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) di Kabupaten Jombang menerima bantuan pendidikan. Penyaluran bantuan ini dilakukan dalam kegiatan Tasyaruf ZIS BAZNAS Kabupaten Jombang melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang, Selasa (7/4/2026), di Aula MIN 5 Jombang.

Para penerima manfaat berasal dari MIN 1, MIN 2, MIN 3, MIN 4, dan MIN 5 Jombang. Program ini merupakan bagian dari penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tahun 2026 yang difokuskan pada dukungan biaya pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Kepala Kemenag Kabupaten Jombang, Muhajir, menegaskan bahwa program ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap keberlangsungan pendidikan siswa madrasah.

“Salah satu program BAZNAS itu pemberian bantuan biaya pendidikan. Hari ini sebanyak 136 siswa yang diundang akan menerima bingkisan dan amplop untuk membantu kebutuhan pendidikan. Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi kalian semua,” ujarnya di hadapan para siswa dan guru pendamping.

Dalam kegiatan tersebut, setiap siswa menerima bingkisan serta bantuan dana pendidikan sebesar Rp500.000. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya sekolah sekaligus menumbuhkan semangat belajar siswa yatim dan dhuafa di Jombang.

Program Tasyaruf ZIS ini telah dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Hal ini menjadi bukti konsistensi BAZNAS bersama Kementerian Agama dalam mengoptimalkan pengelolaan dana ZIS untuk kepentingan pendidikan.

Selain memberikan bantuan langsung, program ini juga berkontribusi dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan, khususnya bagi kelompok rentan seperti yatim dan dhuafa.

Keberlanjutan program ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang, tidak hanya dalam membantu kebutuhan pendidikan siswa, tetapi juga dalam membangun generasi yang lebih mandiri, berdaya saing, dan berakhlak baik di masa depan.

Dengan adanya program ZIS dari BAZNAS Jombang, diharapkan semakin banyak siswa kurang mampu yang tetap bisa mengenyam pendidikan layak tanpa terbebani biaya. (san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow