Satu Nelayan Hilang Di Gresik Ditemukan Tewas di Pelabuhan Wilmar, Pencarian Sisakan 1 Korban
Setelah dilakukan pengecekan serta pencocokan identitas dengan data korban hilang, dipastikan jasad tersebut adalah Halimi,” ujarnya.
Gresik, (afederasi.com) – Pencarian korban perahu nelayan tenggelam di perairan Gresik akhirnya membuahkan hasil. Satu dari dua nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Senin pagi (04/05/2026).
Korban diketahui bernama Halimi (32), warga Desa Kramatinggil, Kecamatan Gresik. Jasadnya ditemukan mengapung di depan dermaga Pelabuhan Wilmar Gresik sekitar pukul 07.00 WIB.
Penemuan tersebut bermula dari laporan nelayan perahu tambang yang melihat tubuh mengapung di sekitar lokasi. Informasi itu langsung diteruskan ke petugas Satpolairud Polres Gresik.
Kasatpolairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardita mengatakan, tim segera bergerak cepat menuju titik penemuan menggunakan kapal patroli KP X 1017. Proses evakuasi juga melibatkan bantuan dari BKO Ditpolairud Polda Jawa Timur dengan armada KP X-1012 dan KP X-1038.
“Setelah dilakukan pengecekan serta pencocokan identitas dengan data korban hilang, dipastikan jasad tersebut adalah Halimi,” ujarnya.
Selanjutnya, tambah AKP I Nyoman, korban dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dengan ditemukannya Halimi, operasi pencarian kini menyisakan satu korban lain yang belum ditemukan, yakni H. Ajib (60), yang juga merupakan warga Kramatinggil. Hingga saat ini, tim gabungan masih terus menyisir area perairan di sekitar lokasi kejadian.
Insiden ini bermula pada Sabtu (2/5/2026) sore, saat sebuah perahu nelayan yang mengangkut sekitar 3 ton besi tua bertolak dari Gresik menuju wilayah Pulau Kamal.
Perahu tersebut berangkat sekitar pukul 15.00 WIB dengan lima anak buah kapal (ABK), yakni H. Ajib, Halimi, Alim, Yusuf, dan Sukir. Namun nahas, di tengah perjalanan perahu dilaporkan tenggelam pada malam harinya.
Akibat kejadian tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia, dua nelayan sempat dilaporkan hilang, dan dua lainnya berhasil selamat.
Upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan dengan harapan satu korban tersisa bisa ditemukan. (frd)
What's Your Reaction?



