Relawan Mer-C Ceritakan Kondisi Gaza Utara: Jenazah Terlantar, Rumah Sakit Dikepung Tank Israel

Relawan Mer-C Indonesia, Fikri Rofiul Haq, memberikan gambaran mengenai kondisi Jalur Gaza bagian utara sebelum ia dievakuasi ke wilayah selatan

28 Nov 2023 - 11:29
Relawan Mer-C Ceritakan Kondisi Gaza Utara: Jenazah Terlantar, Rumah Sakit Dikepung Tank Israel
Salah satu relawan MER-C asal Indonesia, Fikri Rofiul Haq harus bertahan di ruang bawah tanah Rumah Sakit Indonesia ketika militer Israel menjatuhkan bom di Gaza. [bbc Indonesia]

Gaza, (afederasi.com) - Relawan Mer-C Indonesia, Fikri Rofiul Haq, memberikan gambaran mengenai kondisi Jalur Gaza bagian utara sebelum ia dievakuasi ke wilayah selatan. Menurutnya, saat evakuasi dilakukan, banyak jenazah warga Palestina yang masih terlantar karena keluarga yang selamat telah dievakuasi terlebih dahulu ke tempat pengungsian, yang prosesnya dilakukan oleh Palang Merah dalam tiga hari terakhir, yaitu Senin, Selasa, dan Rabu.

"Saat kita mengungsi ke Gaza Selatan, banyak korban yang belum dikuburkan, karena memang keluarga dan sebagainya sudah mengungsi,” ungkap Fikri seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com pada Selasa (28/11/2023). Proses evakuasi menjadi krusial mengingat kondisi mencekam di mana Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza bagian utara dikepung oleh tank milik tentara Israel, dan serangan-serangan mengakibatkan 12 orang tewas di rumah sakit tersebut.

Fikri menjelaskan bahwa dalam 10 hari terakhir sebelum dievakuasi, situasi benar-benar mencekam dengan masuknya tank Israel ke Jalur Gaza dan penyerangan terhadap RS Indonesia. "10 hari terakhir sebelum kami dievakuasi, kondisi benar-benar mencekam, tank sudah mulai masuk ke Jalur Gaza mengitari RS Indonesia dan juga beberapa kali mereka menyerang RS Indonesia lantai2 dan 3, dan sebagainya,” terang Fikri seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Fikri dan dua relawan Mer-C lainnya, Reza Aldilla Kurniawan dan Farid Zanzabil Al Ayubi, sempat hilang kontak selama 11 hari saat melakukan aksi kemanusiaan di Rumah Sakit Indonesia. Setelah ditemukan dan dievakuasi ke Gaza Selatan, Fikri menegaskan bahwa mereka memilih untuk dievakuasi pada hari terakhir karena memprioritaskan para pasien rumah sakit yang mengalami luka. Rifki bersama kedua rekannya saat ini tinggal di sekolah di dekat Rumah Sakit Eropa di Gaza Selatan. (mg-1/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow