Ramai Isu Program MBG, PDIP Gresik Pastikan Tak Ada Kader Terlibat Bisnis Dapur SPPG

12 Mar 2026 - 22:23
Ramai Isu Program MBG, PDIP Gresik Pastikan Tak Ada Kader Terlibat Bisnis Dapur SPPG
Ketua DPC PDIP Gresik Fandi Akhmad Yani saat bertemu para kader PDIP Gresik (Fahrudin/afederasi.com)
Ramai Isu Program MBG, PDIP Gresik Pastikan Tak Ada Kader Terlibat Bisnis Dapur SPPG

Gresik, (afederasi.com) – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Gresik memastikan seluruh kadernya mematuhi instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terkait larangan memanfaatkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

Ketua DPC PDIP Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa tidak ada kader partainya yang terlibat dalam pengelolaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi bagian dari pelaksanaan program MBG di Kabupaten Gresik.

“Tidak ada kader kita yang berbisnis MBG,” kata Gus Yani sapaan akrabnya usai menghadiri acara konsolidasi dan buka bersama DPC PDIP di Hotel Khas Gresik, Kamis (12/3/2026).

Gus Yani menjelaskan bahwa surat edaran dari DPP merupakan keputusan organisasi yang bersifat mutlak dan wajib dipatuhi seluruh struktur partai di daerah. Karena itu, pihaknya langsung melakukan pengecekan internal setelah surat edaran tersebut diterbitkan.

“Kita sudah cek setelah adanya surat edaran DPP, dan tidak ada kader PDIP Gresik yang berbisnis MBG,” tegasnya.

Selain memastikan kepatuhan terhadap instruksi partai, PDIP Gresik juga mulai mempersiapkan berbagai program kerja untuk memperkuat basis organisasi menjelang kontestasi politik ke depan, termasuk menghadapi Pemilu 2029.

salah satu arahan dari DPP, sebut Gus Yani. adalah agar kader partai semakin intens turun ke masyarakat dan memperluas komunikasi dengan berbagai elemen.

“PDIP Gresik sangat terbuka. Fokus kita saat ini adalah menjalankan program-program partai. Sekaligus sesuai instruksi DPP, pengurus dan kader PDIP harus sering-sering turun ke masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya soliditas internal partai sebagai kunci kemajuan organisasi. Seluruh kader diminta memperkuat konsolidasi, menyusun strategi jangka pendek maupun panjang, serta peka terhadap dinamika politik di daerah.

“Kemajuan organisasi adalah solid. Maka saya tekankan kepada seluruh kader dan pengurus agar tidak alergi kepada orang baru, rangkul semua, dan kita harus sering-sering turun ke masyarakat,” pungkasnya.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow