Pencarian Dimulai, Bupati Situbondo Konfirmasi Dua Warga Hilang Pasca Luapan Sungai

Dua orang dilaporkan hilang setelah diduga kuat terseret arus sungai yang meluap hebat akibat hujan deras disertai angin kencang pada Sabtu malam.

08 Mar 2026 - 08:29
Pencarian Dimulai, Bupati Situbondo Konfirmasi Dua Warga Hilang Pasca Luapan Sungai
Bupati Situbondo, Mas Rio saat kunjungi warga yang terkena banjir (alifia rahma/afederasi.com)

Situbondo, (afederasi.com) – Bencana banjir bandang yang mengepung Kabupaten Situbondo menyisakan duka mendalam bagi warga setempat. Dua orang dilaporkan hilang setelah diduga kuat terseret arus sungai yang meluap hebat akibat hujan deras disertai angin kencang pada Sabtu malam.

Salah satu korban diketahui bernama Tohari, warga Desa Wringinanom. Sebelum dinyatakan hilang, korban berpamitan untuk mencari rumput pakan ternak di sekitar aliran sungai. Namun, hingga petang tiba dan air sungai mulai naik dengan cepat, sosok Tohari tak kunjung menampakkan batang hidungnya di rumah.

Sunardi, salah satu warga setempat, menceritakan kecemasan keluarga yang memuncak saat memasuki waktu magrib. Upaya pencarian mandiri sempat ingin dilakukan, namun kondisi alam yang tidak memungkinkan memaksa warga untuk mengurungkan niat sementara waktu.

“Korban berangkat mengarit seperti biasa, namun sampai menjelang waktu Magrib belum juga pulang,” ujar Sunardi saat memberikan keterangan kepada awak media, Minggu (8/3/2026).

Titik terang mulai muncul saat warga melakukan penyisiran pada keesokan harinya di sepanjang aliran Sungai Patemon. Sayangnya, tim pencari hanya menemukan benda-benda milik korban yang tertinggal di lokasi kejadian tanpa adanya tanda-tanda keberadaan Tohari.

"Sudah disisir sepanjang aliran Sungai Patemon, warga hanya menemukan arit dan tumpukan rumput milik korban," lanjut Sunardi dengan nada getir.

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, mengonfirmasi bahwa jumlah warga yang dilaporkan hilang berjumlah dua orang. Selain Tohari, seorang warga bernama Jaelani juga dilaporkan hilang di titik yang berbeda akibat hantaman banjir bandang yang serupa.

“Benar, sudah ada dua keluarga yang melapor. Korban atas nama Tohari dan Jaelani sampai saat ini belum ditemukan,” tegas Bupati Rio saat meninjau kondisi terdampak.

Pemerintah Kabupaten Situbondo memastikan tidak akan tinggal diam dan segera mengerahkan kekuatan penuh untuk melakukan operasi pencarian. Koordinasi lintas sektor bersama BPBD, Basarnas, serta TNI-Polri kini tengah diperkuat guna menyisir area-area yang menjadi titik rawan tersangkutnya korban.

“Kami akan berkoordinasi dengan tim terkait agar proses pencarian bisa segera dilakukan secara maksimal,” pungkas Bupati Rio. (vya/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow