Penanganan Banjir di Lamongan Andalkan Pompa Air dan Operasi Modifikasi Cuaca

23 Jan 2026 - 10:22
Penanganan Banjir di Lamongan Andalkan Pompa Air dan Operasi Modifikasi Cuaca
Kondisi Banjir Luapan Bengawan Jero Lamongan Masih Terjadi Lebih dari Dua Bulan. (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus melakukan berbagai langkah strategis untuk menangani musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah. Meski intensitas hujan sempat kembali meningkat, upaya penyedotan air dan modifikasi cuaca terus dioptimalkan guna mempercepat penurunan debit air.

Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan, Moch. Na’im, mengungkapkan bahwa kondisi banjir sempat mengalami fluktuasi akibat cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir.

“Kondisi terakhir kemarin sempat turun, tapi karena ada hujan beberapa hari ini sehingga naik lagi. Namun, sampai hari ini sudah ada penurunan sekitar 1 cm,” ujar Na’im saat ditemui di halaman Pemkab Lamongan, Jumat (23/1/2026) pagi.

Untuk mempercepat surutnya genangan, Na’im menjelaskan bahwa pihaknya saat ini sangat mengandalkan sistem pompa di dua lokasi krusial, yakni rumah pompa Melik dan rumah pompa Puro. Total sebanyak 14 mesin pompa telah dikerahkan secara maksimal.

“Sebanyak 14 pompa itu sudah diaktifkan semua. Namun demikian, tetap ada sistem on-off karena kondisi mesin yang harus diistirahatkan secara berkala agar tidak rusak. Pembersihan saluran air di sungai-sungai juga terus kami lakukan secara masif,” jelasnya.

Selain penanganan teknis di lapangan, BPBD Lamongan juga bekerja sama dengan BPBD Provinsi Jawa Timur untuk melakukan Rekayasa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Langkah ini diambil untuk mengalihkan potensi hujan lebat di wilayah terdampak banjir.

“Terima kasih kepada BPBD Provinsi Jawa Timur. Hingga saat ini, operasi modifikasi cuaca sudah dilakukan sekitar lima kali. Hal ini sangat membantu dalam mengendalikan cuaca di wilayah kami,” tambah Na’im.

Penyaluran Bantuan Terus Mengalir

Terkait logistik dan bantuan bagi warga terdampak, Na’im memastikan bahwa pendistribusian terus berjalan dan diupayakan merata. Bantuan tersebut berasal dari berbagai sumber, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, hingga sektor swasta.

“Upaya kami selanjutnya adalah memastikan penyampaian bantuan tetap rata. Bantuan terus mengalir baik dari pemerintah nasional maupun melalui program CSR perusahaan,” pungkasnya. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow