Pemkab Tulungagung Siapkan 300 Slot Balik Gratis Lebaran 2026, Intip Bocoran Jadwalnya
Program angkutan balik gratis Lebaran 2026 ini diambil pemerintah daerah sebagai upaya menekan angka kecelakaan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat di masa puncak arus balik
Tulungagung, (afederasi.com) – Kabar sejuk bagi para pemudik yang hendak kembali ke perantauan usai merayakan Idul Fitri 1447 H di kampung halaman. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung resmi menyiapkan program angkutan balik gratis Lebaran 2026 dengan total kuota mencapai 300 penumpang.
Langkah ini diambil pemerintah daerah sebagai upaya menekan angka kecelakaan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat di masa puncak arus balik. Kabid Angkutan dan Sarana Dishub Tulungagung, Oki Sakti, menjelaskan bahwa ada sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah dalam menyambut mudik tahun ini.
"Ada dua program besar yang disiapkan, yakni mudik gratis dari Pemprov Jatim dan balik gratis yang diakomodir langsung oleh Pemkab Tulungagung," ujar Oki saat ditemui pada Selasa (24/2/2026).
Meski jadwal resmi peluncuran mudik gratis dari provinsi belum turun, Dishub Tulungagung terus menjalin komunikasi intensif. Merujuk pada skema tahun lalu, diperkirakan dua unit bus akan dikerahkan khusus untuk melayani pemudik dengan rute tujuan Tulungagung.
"Kami masih menunggu kepastian tanggal pelaksanaannya dari Pemprov. Koordinasi terus kami lakukan agar warga bisa segera mendaftar," jelasnya.
Berbeda dengan arus mudik, untuk arus balik menuju Surabaya, Pemkab Tulungagung telah menyiapkan lima unit bus hasil kerja sama dengan operator bus lokal ternama. Kerja sama ini melibatkan PO Harapan Jaya dan PO Bagong yang memang memiliki trayek reguler Tulungagung-Surabaya.
"Lima bus yang kami siapkan akan menggandeng PO Harapan Jaya dan Bagong. Kuota utamanya untuk 300 orang, namun kami juga menyediakan slot cadangan bagi 50 penumpang," ungkap Oki.
Slot cadangan tersebut disiapkan sebagai antisipasi jika pada hari keberangkatan terdapat peserta yang mendadak mengundurkan diri atau berhalangan hadir. Seluruh operasional program ini sepenuhnya didanai oleh APBD Tulungagung dengan total anggaran mencapai Rp37,5 juta, mencakup biaya sewa armada hingga konsumsi penumpang.
"Satu bus dianggarkan Rp5,5 juta, sedangkan untuk konsumsi 300 penumpang kami siapkan Rp10 juta. Semuanya bersumber dari dana daerah," paparnya merinci kesiapan logistik.
Mengenai waktu keberangkatan, Dishub memprediksi arus balik gratis ini akan dilakukan tepat sebelum hari kerja dimulai. Estimasi sementara jatuh pada pengujung Maret mendatang, mengingat perputaran roda ekonomi kembali normal di tanggal 25 Maret.
"Perkiraan keberangkatan antara tanggal 23 atau 24 Maret 2026. Karena pada tanggal 25 Maret masyarakat sudah harus kembali masuk kerja," pungkasnya.(riz/dn)
What's Your Reaction?



